Terbitkan Sukuk Ritel SR014, Kemenkeu Ungkap Alasan Masyarakat Harus Berinvestasi

Selasa, 02 Maret 2021 - 14:46 WIB
loading...
Terbitkan Sukuk Ritel...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Saat ini pemerintah sedang menawarkan instrumen surat utang syariah yang khusus untuk investor ritel berjenis Sukuk Ritel (SR) seri SR014. Penerbitan sukuk ritel berbasis syariah ini dilakukan untuk mendukung upaya pendalaman pasar domestik dan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga: Lelang Sukuk Tambahan, Sri Mulyani Kantongi Rp7 Triliun

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, mengatakan, di tengah kondisi pandemi saat ini minat investasi masyarakat mengalami peningkatan. Oleh karena itu, pemerintah memberikan kesempatan berinvestasi melalui sukuk atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

"Pemerintah memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat berinvestasi melalui sukuk ini, melalui SBSN, sekaligus berpartisipasi dalam mendukung pembangunan nasional termasuk pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi ini," katanya dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (2/3/2021)

Luky menjelaskan, tidak ada perbedaan yang signifikan secara struktur untuk SR014 ini dengan yang sebelumnya.

"Jadi kalau kita secara struktur mungkin tidak ada perbedaan yang cukup signifikan. Misalnya dari sisi tenor, dari sisi pembelian minimumnya maupun maksimumnya, sifat yang kredibel, dari akadnya itu tidak ada perbedaan yang signifikan," ujar Luky.

"Tapi kalau kita lihat kuponnya saat ini kita menawarkan sebesar 5,47% untuk tenor tiga tahun. Ini memang lebih rendah katakanlah dibandingkan SR013. Tapi yang perlu kita lihat juga adalah acuan suku bunga yang diterbitkan oleh BI dalam bentuk BI7DRR yang memang sudah turun sampai 50 basis poin," tambah dia.

Baca Juga: Lelang 6 Sukuk Negara, Kemenkeu Serap Dana Rp11,3 Triliun

Kemudian, Luky menjelaskan beberapa keunggulan yang dimiliki SR014 yaitu, aman, sifatnya mudah, dan terjangkau. "Aman karena pokoknya dijamin oleh pemerintah, mudah dalam artian saat ini pembelian SBSN atau SR014 ini dapat dilakukan secara online. Dan terjangkau karena memang kita menyisir untuk investor ritel, minum pembelian adalah satu juta Rupiah dan maksimalnya tiga miliar Rupiah," ucap Luky. Lanjut dia, selain itu dari segi imbal hasilnya SR014 itu menarik karena cukup kompetitif dengan level 5,47%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
Mulai Rp1 Juta, Amankan...
Mulai Rp1 Juta, Amankan Asetmu di Sukuk Tabungan ST016 Berimbal Hasil Menarik
Purbaya Dikabarkan Ambruk...
Purbaya Dikabarkan Ambruk Masuk Rumah Sakit, Ini Kata Kemenkeu
Bookbuilding BMTR Masih...
Bookbuilding BMTR Masih Berlangsung, Tawarkan Kupon Kompetitif dari 6,73% Hingga 7,50%
PPN Avtur 100% Ditanggung...
PPN Avtur 100% Ditanggung Pemerintah, Ini Aturannya
Purbaya Copot 2 Dirjen...
Purbaya Copot 2 Dirjen Kemenkeu Febrio Kacaribu dan Luky Alfirman, Ada Apa?
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Bukan Hanya Suami Dwi...
Bukan Hanya Suami Dwi Sasetyaningtyas, Kemenkeu Ungkap 44 Alumni LPDP Mangkir dari Pengabdian
Peringati Hari Pabean...
Peringati Hari Pabean Internasional 2026, Bea Cukai Komitmen Lindungi Masyarakat
Rekomendasi
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Berita Terkini
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved