Sedot Biaya Rp 4.817 T, Airlangga Tegaskan 201 Proyek Strategis Nasional Jalan Terus

Selasa, 02 Maret 2021 - 16:52 WIB
loading...
Sedot Biaya Rp 4.817...
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartato menekankan, bakal menggenjot Proyek Strategis Nasional (PSN) dan tetap dilanjutkan di tengah Pandemi Covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menekankan, bakal menggenjot Proyek Strategis Nasional (PSN) dan tetap dilanjutkan di tengah Pandemi Covid-19. Dimana terdapat total 201 proyek dan 10 program yang memiliki nilai investasi lebih dari Rp4,817 triliun.

“Pembangunan infrastruktur akan membantu pemerataan ekonomi di wilayah Indonesia sekaligus meningkatkan investasi,” sambung Airlangga dalam acara MNC Group Investor Forum 2021, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga Optimis Ekonomi RI Bisa Tumbuh 5,3% Tahun Ini

Indonesia juga akan memanfaatkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang memberikan manfaat akses pasar yang lebih luas, akses Foreign Direct Investment (FDI), dan integrasi dalam rantai pasokan dunia.

"Saya kira dengan target proyek bisa selesai sebelum 2024. Jadi menurut saya ini akan menjadi tantangan bagi kita semua dan juga sebenarnya pihak untuk proyek strategis Nasional ini Kita akselerasi lewat kawasan ekonomi khusus,” kata Airlangga.

Menurutnya, PSN ini merupakan proyek kemitraan publik yang telah disetujui oleh Pemerintah yang bekerja sama dengan pihak swasta, dalam upaya mendukung dan membantu beberapa pembangunan infrastruktur PSN.Meskipun di tengah pandemi covid-19, Indonesia tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur melalui proyek strategis nasional.

Sehingga ia berharap melalui percepatan investasi proyek-proyek pendukung Pemerintah, serta penyerapan tenaga kerja dapat tercipta melalui proyek ini. Adapun jumlah proyek dalam PSN berjumlah 201 dan 10 program dengan nilai investasi total Rp 4.817,7 triliun. Porsi investasi PSN 6% untuk APBN, 25% BUMN / ROE, 69% swasta.

Namun, nilai tersebut belum memperhitungkan proyek dan program baru (Perpres No 79 dan 80 Tahun 2019), food estate, dan bandara di Bali utara. Berikut rincian proyek dan program PSN, meliputi 54 proyek jalan, bendungan dan irigasi 57 proyek, luas wilayah 18 proyek, kereta api 15 proyek, energi 15 proyek, pelabuhan 13 proyek, air bersih dan sanitasi 12 proyek, program smelter 1, program super hub 1, kelistrikan 1 program.

Kemudian, pemerataan ekonomi 1 program, percepatan pembangunan wilayah 1 program, akses keluar alat 1 program, penyediaan makanan 1 program, bandara 8 proyek, pendidikan 1 proyek, teknologi 5 proyek, perumahan 5 proyek, tanggul pantai 1 proyek, kawasan strategis pariwisata 1 program, instalasi pengolahan sampah 1 program, dan program daerah perbatasan 1 program.

Sementara mengenai penanganan pandemi, Pemerintah akan fokus pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Vaksinasi, 3T, dan Penegakan Protokol Kesehatan (3M).

“Pemerintah mengadakan program Vaksin Gotong Royong yang melibatkan pihak swasta untuk bertanggung jawab melakukan vaksinasi kepada karyawannya. Selain itu, Lembaga Penelitian dan Perguruan Tinggi dalam negeri juga tengah mengembangkan Vaksin Merah Putih,” terang Menko Perekonomian.

Baca Juga: MAPPI Dorong Percepatan Pembangunan Proyek Strategis Nasional

Di penghujung sambutannya, Airlangga menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen untuk menyeimbangkan antara penanganan kesehatan masyarakat dan pemulihan ekonomi.

“Keduanya menjadi prioritas. Kita akan menyeimbangkan antara penanggulangan pandemi dan percepatan pemulihan ekonomi yang lebih dikenal dengan analogi pedal gas dan rem seperti yang dikemukakan oleh Presiden Jokowi,” pungkas Menko Airlangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Rekomendasi
Sinopsis Don’t Mess...
Sinopsis Don’t Mess with the Blind Heiress di V+Short, Kisah Sang Pewaris Buta
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Berita Terkini
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Infografis
8 Tahun Berjalan, 158...
8 Tahun Berjalan, 158 Proyek Strategis Rp1.102,6 Triliun Rampung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved