Pakar-Pakar IPB Blejeti Dampak Buruk Program Food Estate
Rabu, 03 Maret 2021 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Dr. Ir. Dwi Andreas Santosa menjelaskan bahwa program food estate tidak menjawab persoalan pangan. Malahan, dampaknya akan semakin buruk jika dilakukan dengan mengalihfungsikan hutan alam.
“Sejarah implementasi food estate di Tanah Air terbilang buruk. Kegagalan dari food estate yang pernah dijalankan pemerintah adalah karena mengingkari kaidah akademis," ucap Andreas. ( Baca juga: Begini Do'a dan Zikir Ketika I’tidal Sesuai Sunah Nabi )
Kaidah akademis yang perlu menjadi perhatian, di antaranya kelayakan tanah dan agroklimat, kelayakan infrastruktur, kelayakan teknologi, dan kelayakan sosial dan ekonomi. Tata kelola air menjadi kunci utama dari pengembangan lahan pertanian.
"Hal ini termasuk ke dalam kelayakan infrastruktur yang berbiaya tinggi. Empat pilar tersebut harus dijamin dapat terpenuhi. Jika tidak maka akan gagal food estate tersebut,” pungkasnya.
“Sejarah implementasi food estate di Tanah Air terbilang buruk. Kegagalan dari food estate yang pernah dijalankan pemerintah adalah karena mengingkari kaidah akademis," ucap Andreas. ( Baca juga: Begini Do'a dan Zikir Ketika I’tidal Sesuai Sunah Nabi )
Kaidah akademis yang perlu menjadi perhatian, di antaranya kelayakan tanah dan agroklimat, kelayakan infrastruktur, kelayakan teknologi, dan kelayakan sosial dan ekonomi. Tata kelola air menjadi kunci utama dari pengembangan lahan pertanian.
"Hal ini termasuk ke dalam kelayakan infrastruktur yang berbiaya tinggi. Empat pilar tersebut harus dijamin dapat terpenuhi. Jika tidak maka akan gagal food estate tersebut,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :