Setelah Gabung ke AFC Indonesia, Sopir Taksi Ini Mengaku Punya Penghasilan Rp100 Juta Per Bulan

Kamis, 04 Maret 2021 - 22:06 WIB
loading...
Setelah Gabung ke AFC...
foto/dok
A A A
JAKARTA - Safiudin, salah seorang member AFC Indonesia, tidak pernah menyangka akan memiliki penghasilan hingga mencapai Rp100 juta perbulan. Sikap gigih dan pantang menyerah serta kesempatan untuk bergabung ke bisnis AFC Indonesia telah mengantarkan dirinya menjadi seorang yang berkecukupan.

Pria asal Semarang ini mengatakan bahwa dahulu dirinya hanya seorang sopir taksi dengan pendapatan maksimal Rp3 juta per bulan. Ia mengisahkan, pada akhir tahun 2019 kondisi ekonomi keluarganya jatuh terpuruk. Saat itu ia harus menyelamatkan kondisi ekonomi keluarga dengan cara mencari penghasilan dari sumber pendapatan lain.

"Saat itu saya tidak punya pilihan lain selain harus berani berbisnis. Demi keluarga, akhirnya saya gabung ke AFC. Saya mulai di AFC pada bulan Januari 2020," katanya melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Baru dua bulan berselang, ternyata ia sudah berhasil menorehkan prestasi cemerlang dengan mencapai level Toreda. Atas pencapaian tersebut, ia pun mendapat berbagai macam hadiah dan bonus dari AFC Indonesia.

"Dalam waktu sekitar dua bulan, saya berhasil membuktikan diri bisa meraih kesuksesan. Saat itu saya yakin bahwa telah mengambil keputusan tepat dengan bergabung di AFC. Karena, ternyata berbisnis di AFC itu betul-betul luar biasa," ujarnya.

Ia pun berhasil memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Bukan hanya itu, ia mampu meningkatkan pendapatan bulanan menjadi berkali-kali lipat sehingga mampu mewujudkan mimpi-mimpinya seperti membeli kendaraan dan merenovasi rumah.

"Pencapaian itu tentu dilalui dengan penuh kerja keras. Intinya, di bisnis apa pun kita harus tetap kerja keras, jujur, dan bersikap baik dengan mitra dan rekan bisnis. Dengan menerapkan hal tersebut, kita pasti sukses," tuturnya.

AFC Indonesia mengklaim, saat ini pihaknya tengah menjadi salah satu perusahaan multilevel marketing (MLM) yang sedang naik daun. Pasalnya, bisnis MLM ini memiliki sistem yang jelas, memiliki surat izin usaha penjualan langsung (SIUPL), tidak membebani anggota, dan memiliki produk berkualitas bagus.

AFC yang sudah hadir di Singapura, Malaysia, Korea, Taiwan, dan China kini hadir di Indonesia melalui distributor tunggalnya, PT H&E Dermatech Indonesia. PT H&E Dermatech Indonesia adalah perusahaan yang berdiri sejak tahun 2015 yang sudah teruji integritasnya dalam penyediaan makanan dan minuman serbuk di Indonesia.

Setelah Gabung ke AFC Indonesia, Sopir Taksi Ini Mengaku Punya Penghasilan Rp100 Juta Per Bulan


Co Founder PT H&E Dermatech Indonesia (AFC Indonesia) Michael Tampi menjelaskan, konsep bisnis penjualan langsung yang dikembangkan AFC Indonesia menjadi keunggulan tersendiri karena penjualan langsung yang telah dibangun AFC Indonesia sudah memiliki konsumen tetap yang pada masa sekarang ini relatif cukup sulit untuk dibangun.

“Konsep bisnis penjualan langsung menjadi keunggulan karena telah memiliki konsumen tetap, yang pada masa sekarang ini relatif cukup sulit untuk dibangun," tambah Michael.

Dengan semakin berkembangnya teknologi digital di Indonesia, menurut Michael juga turut mengubah strategi penjualan di sektor usaha penjualan langsung. Kini penjualan dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai media digital. Melalui penggunaan internet dan teknologi informasi, PT H&E Dermatech Indonesia (AFC Indonesia) kini langsung dapat terhubung dan semakin dekat dengan para mitra usahanya dan membantu para mitra usahanya merencanakan serta mencapai keuntungan yang dijanjikan.

"AFC Indonesia percaya, para anggota dan member kami memiliki semangat serta karakter yang gigih dan ulet untuk memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut serta terus berinovasi dan beradaptasi dalam melakukan penjualan," tutup Michael.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Mengubah Kekecewaan...
Mengubah Kekecewaan Pelanggan Menjadi Kerajaan Bisnis Payung Kelas Dunia
DADA Ungkap Strategi...
DADA Ungkap Strategi Bisnis Properti di Program Mini MBA Real Estate CSEL UI
Nisab Zakat Penghasilan...
Nisab Zakat Penghasilan Naik, Nilainya Setara 85 Gram Emas 14 Karat
Pekerja Muda Beralih...
Pekerja Muda Beralih ke Peluang Usaha Minim Risiko demi Stabilitas Finansial
China-ASEAN Business...
China-ASEAN Business and Investment Summit, Kadin Buka Peluang Bisnis dan Investasi
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Peluncuran Buku The...
Peluncuran Buku The Man Who Said Yes, Mengubah Ketidakpastian Menjadi Kesuksesan
Rossa Akui Penghasilan...
Rossa Akui Penghasilan Penyanyi Tak Menentu: Bijak Memakai Uang dan Menabung
Rekomendasi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved