Siap-Siap! Erick Thohir Bakal Siangi BUMN yang Berpendapatan Cilik
Jum'at, 05 Maret 2021 - 19:45 WIB
loading...
A
A
A
Erick memang merampingkan 142 BUMN menjadi 41 perusahaan saja. Sementara jumlah klaster yang tadinya 27 dikurangi menjadi 12 klaster. Dalam catatannya, BUMN bukan hanya sebagai entitas yang tujuannya semata-mata komersial, namun juga sebagai pelayanan publik (public service obligation). ( Baca juga:Moeldoko Jadi Ketum Demokrat Versi KLB, AHY Perlu Membaca Sejarah PDIP )
Senada, pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengatakan, tidak semua BUMN mampu memberikan keuntungan dan dividen bagi negara. Kondisi demikian karena hanya separuh BUMN yang menghasilkan pendapatan dari total BUMN yang ada.
"BUMN di Indonesia saat ini menunjukkan suatu kondisi pareto, di mana, sekitar 80% dari total kontribusi pendapatan BUMN hanya disumbang sekitar 20% dari total perusahaan saja. Ini artinya banyak BUMN yang belum beroperasi secara optimal," ujarnya.
Senada, pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengatakan, tidak semua BUMN mampu memberikan keuntungan dan dividen bagi negara. Kondisi demikian karena hanya separuh BUMN yang menghasilkan pendapatan dari total BUMN yang ada.
"BUMN di Indonesia saat ini menunjukkan suatu kondisi pareto, di mana, sekitar 80% dari total kontribusi pendapatan BUMN hanya disumbang sekitar 20% dari total perusahaan saja. Ini artinya banyak BUMN yang belum beroperasi secara optimal," ujarnya.
(uka)
Lihat Juga :