Perluasan Bandara Sam Ratulangi Jadi Momentum Bangkitkan Pariwisata Sulut
Jum'at, 05 Maret 2021 - 22:38 WIB
loading...
Monumen Yesus Memberkati, salah satu destinasi wisata di Sulawesi Utara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno meninjau proyek perluasan terminal dan fasilitas penunjang Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado pada hari ini, Jumat (5/3/2021). Pada kunjungan tersebut, General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguai memaparkan progres pengembangan bandara yang sudah mencapai 80%. ( Baca juga:Pelaku Parekraf Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19, Sandiaga Apresiasi Menkes )
“Untuk menunjang pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara, nantinya di terminal yang baru kami siapkan khusus lokasi untuk Tourism Information Center seluas 63 meter persegi. Selain itu, kami juga siapkan space Food Village untuk UMKM yang ada di Sulawesi Utara dengan luas 129 meter persegi di lantai I keberangkatan, yang merupakan lokasi premium," ujar Minggus Gandeguai.
Menparekraf Sandiaga Uno sendiri berharap dengan hampir selesainya perluasan terminal Bandara Sam Ratulangi Manado yang hampir tiga kali lipat ini, dapat menjadi awal kebangkitan ekonomi Sulawesi Utara dan pariwisata Indonesia. Hal tersebut seiring dengan semakin baiknya penanganan pandemi Covid-19, sehingga angka penularan dapat terus ditekan akibat disiplin masyarakat, testing, tracing, treatment, dan vaksinasi.
"Dengan bandara ini kita ingin menunjukkan tonggak atau milestones bahwa pembangunan infrastruktur akan membangkitkan kembali pariwisata dan perekonomian Sulawesi Utara. Kita bersama-sama akan upayakan agar penyelesaian perluasan tepat waktu, tepat manfaat, dan tepat sasaran. On time, on track dan on budget," kata Sandiaga Uno.
Nantinya, lanjut Sandiaga Uno, di Bandara Sam Ratulangi akan dibuatkan Creative Hub yang menjadi etalase bagi UMKM terbaik untuk memberikan kesempatan bagi mereka berinovasi. Produk UMKM terbaik yang dikurasi tersebut dapat bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
“Untuk menunjang pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara, nantinya di terminal yang baru kami siapkan khusus lokasi untuk Tourism Information Center seluas 63 meter persegi. Selain itu, kami juga siapkan space Food Village untuk UMKM yang ada di Sulawesi Utara dengan luas 129 meter persegi di lantai I keberangkatan, yang merupakan lokasi premium," ujar Minggus Gandeguai.
Menparekraf Sandiaga Uno sendiri berharap dengan hampir selesainya perluasan terminal Bandara Sam Ratulangi Manado yang hampir tiga kali lipat ini, dapat menjadi awal kebangkitan ekonomi Sulawesi Utara dan pariwisata Indonesia. Hal tersebut seiring dengan semakin baiknya penanganan pandemi Covid-19, sehingga angka penularan dapat terus ditekan akibat disiplin masyarakat, testing, tracing, treatment, dan vaksinasi.
"Dengan bandara ini kita ingin menunjukkan tonggak atau milestones bahwa pembangunan infrastruktur akan membangkitkan kembali pariwisata dan perekonomian Sulawesi Utara. Kita bersama-sama akan upayakan agar penyelesaian perluasan tepat waktu, tepat manfaat, dan tepat sasaran. On time, on track dan on budget," kata Sandiaga Uno.
Nantinya, lanjut Sandiaga Uno, di Bandara Sam Ratulangi akan dibuatkan Creative Hub yang menjadi etalase bagi UMKM terbaik untuk memberikan kesempatan bagi mereka berinovasi. Produk UMKM terbaik yang dikurasi tersebut dapat bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
Lihat Juga :