Pengembangan Infrastruktur Kawasan Perlu Perhatikan Kondisi Lahan
Minggu, 07 Maret 2021 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan rekomendasi kepada Pemda dan stakeholder lainnya, yaitu pembuatan bangunan konservasi tanah dan air (sumur resapan, gully plug, dam penahan) terutama pada daerah yang limpasannya ekstrim. Selain itu mempercepat dan memfokuskan kegiatan RHL di daerah sumber penyebab banjir, dan pembuatan bangunan-bangunan pengendali banjir. ''Perlu terobosan-terobosan terkait dengan konservasi tanah dan air, terkait dengan lansekap yang tidak mendukung. Serta pengembangan kebijakan konservasi tanah dan air, dan pengembangan sistem peringatan dini. Beberapa rekomendasi ini telah dijalankan dengan baik bersama Pemda,'' tegas Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), MR Karliansyah.
(Baca Juga : Perencanaan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya Diharap Rampung Tahun Ini )
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) mencatat, curah hujan meningkat di beberapa wilayah di Indonesia,. Seperti Jakarta, Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan. Meskipun banjir, persoalan klasik di banyak daerah, tetapi intensitas dan luasan banjir dipicu curah hujan ekstrim pada zaman iklim modern ini menunjukkan tren peningkatan, dan terdapat indikasi atau kecenderungan bahwa bencana hidrometeorologi seperti ini akan semakin sering dan semakin dahsyat seiring perubahan iklim yang terjadi. Oleh karenanya dalam memitigasi dampak bencana hidrometeorologi seperti di Kalimantan Selatan, maka pendekatan penanggulangan bencana harus berbasis data.
(Baca Juga : Perencanaan Perkotaan Sungguminasa-Cambayya Diharap Rampung Tahun Ini )
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) mencatat, curah hujan meningkat di beberapa wilayah di Indonesia,. Seperti Jakarta, Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan. Meskipun banjir, persoalan klasik di banyak daerah, tetapi intensitas dan luasan banjir dipicu curah hujan ekstrim pada zaman iklim modern ini menunjukkan tren peningkatan, dan terdapat indikasi atau kecenderungan bahwa bencana hidrometeorologi seperti ini akan semakin sering dan semakin dahsyat seiring perubahan iklim yang terjadi. Oleh karenanya dalam memitigasi dampak bencana hidrometeorologi seperti di Kalimantan Selatan, maka pendekatan penanggulangan bencana harus berbasis data.
(ton)
Lihat Juga :