Gara-gara Ini, Luhut & Jokowi Marah Besar ke Pertamina
Selasa, 09 Maret 2021 - 20:00 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan marah besar ke PT Pertamina (Persero) yang masih melakukan impor pipa. Menurutnya pipa bisa dibuat di Indonesia.
"Pertamina itu ngawurnya minta ampun. Masih impor pipa padahal bisa dibuat di Indonesia. Bagaimana itu," ujar dia dalam acara Rakernas Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT 2021 di Jakarta, Selasa (9/3/2021).
Baca juga: Luhut Bongkar Ada Pejabat Tinggi Pertamina Dipecat Presiden Jokowi
Di sisi lain, Luhut melihat anak-anak muda saat ini kurang idealias dan hanya mementingkan kepentingan masing-masing. Salah satunya yakni hanya mengejar uang semata. "Saya ini 74 tahun tahun. Jadi saya sedih kadang-kadang melihat anak muda itu, maaf istilah saya melacurkan profesionalismenya hanya sekedar gini (uang) saja," ungkap dia.
Kemudian, kata dia, sebagian orang banyak bertameng dibelakang kesalehannya sesuai agamanya masing-masing. Padahal dia maling. "Ada pejabat tinggi Pertamina itu kemarin dipecat presiden langsung. Alasannya TKDN," tandas dia.
Baca juga: Kabar Baik! Konser Musik, Pameran & Even Olahraga Kembali Dibuka
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan cinta produk dalam negeri. Cinta produk dalam negeri didukung dengan program Bangga Buatan Indonesia. Jokowi pun menggaungkan benci produk luar negeri atau produk asing. Langkah ini perlu digaungkan terus menerus agar masyarakat Indonesia cinta dengan produk dalam negeri.
"Pertamina itu ngawurnya minta ampun. Masih impor pipa padahal bisa dibuat di Indonesia. Bagaimana itu," ujar dia dalam acara Rakernas Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT 2021 di Jakarta, Selasa (9/3/2021).
Baca juga: Luhut Bongkar Ada Pejabat Tinggi Pertamina Dipecat Presiden Jokowi
Di sisi lain, Luhut melihat anak-anak muda saat ini kurang idealias dan hanya mementingkan kepentingan masing-masing. Salah satunya yakni hanya mengejar uang semata. "Saya ini 74 tahun tahun. Jadi saya sedih kadang-kadang melihat anak muda itu, maaf istilah saya melacurkan profesionalismenya hanya sekedar gini (uang) saja," ungkap dia.
Kemudian, kata dia, sebagian orang banyak bertameng dibelakang kesalehannya sesuai agamanya masing-masing. Padahal dia maling. "Ada pejabat tinggi Pertamina itu kemarin dipecat presiden langsung. Alasannya TKDN," tandas dia.
Baca juga: Kabar Baik! Konser Musik, Pameran & Even Olahraga Kembali Dibuka
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan cinta produk dalam negeri. Cinta produk dalam negeri didukung dengan program Bangga Buatan Indonesia. Jokowi pun menggaungkan benci produk luar negeri atau produk asing. Langkah ini perlu digaungkan terus menerus agar masyarakat Indonesia cinta dengan produk dalam negeri.
(nng)
Lihat Juga :