Potensi Industri Halal Bakal Tembus USD2,4 Triliun di 2024

Rabu, 10 Maret 2021 - 18:34 WIB
loading...
Potensi Industri Halal...
Wakil Presiden Maruf Amin. Foto/Dok SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebut industri halal global memiliki potensi yang sangat luar biasa besar. Mengingat, jumlah penduduk muslim akan mencapai 2,2 miliar jiwa pada tahun 2030.

Menurut Ma'ruf, semakin bertambahnya jumlah penduduk muslim maka kebutuhan produk dan jasa halal global akan terus meningkat. Oleh karena itu, pada 2024 mendatang, potensi industri halal diperkirakan akan mencapai USD2,4 triliun.

"Di sektor industri halal nilai perdagangan global tahun 2019 mencapai USD2,02 triliun dan diperkirakan akan mencapai USD2,4 triliun pada tahun 2024," ujarnya dalam acara Webinar, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Kiai Ma'ruf: RI Jangan Cuma Jadi Penikmat Produk Halal

Menurut Wapres, hal yang sama juga dapat dapat dilihat di sektor keuangan syariah global yang juga menyimpan potensi sangat besar. Pada tahun 2019 saja tercatat aset industri keuangan global mencapai USD2,88 triliun. "Meningkat 13,9% dari tahun sebelumnya dan diprediksi akan mencapai angka USD3,69 triliun pada tahun 2024," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Wapres, sebagai negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia, Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Apalagi, dengan berkembangnya kelas menengah dan generasi milenial muslim yang semakin sadar akan kebutuhan untuk melakukan kegiatan sesuai keyakinannya.

"Semakin meningkatkan kebutuhan akan produk dan jasa layanan syariah termasuk jasa keuangan Syariah. Kelas menengah Muslim dan generasi milenial dengan halal awareness yang semakin tinggi merupakan peluang untuk menumbuhkan industri halal diantaranya halal food, halal fashion, halal healthcare, halal travel, dan lain-lainnya," jelasnya.

Baca juga: Ada Bukti China Ingin Hancurkan Minoritas Muslim di Xinjiang

Dengan fakta tersebut, sudah saatnya Indonesia membangun dan memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Dengan potensi pasar dan sumber daya yang dimiliki Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim yang terbesar di dunia seharusnya mampu menjadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia.

"Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan upaya-upaya yang lebih besar dan sistematis dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah," kata Ma'ruf.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Perkuat Rantai Pasok...
Perkuat Rantai Pasok Global, Indonesia-China Tanda Tangani 'Recognition Agreement' Sertifikasi Halal
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Strategi Baru UMKM Tangguh:...
Strategi Baru UMKM Tangguh: Memulai Kemandirian dari Toko Bahan Baku Halal
Dukung BPJPH, Industri...
Dukung BPJPH, Industri Tekstil Siap Penuhi Kewajiban Halal Oktober 2026
Kemenpar Apresiasi BPJPH...
Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata
Buku Authentic Halal...
Buku Authentic Halal Brand Diluncurkan, Halal Kini Jadi Identitas dan Kunci Kepercayaan Konsumen
Bareskrim Dalami Laporan...
Bareskrim Dalami Laporan JK terhadap Rismon, Bukti Digital Dikumpulkan
Rekomendasi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Berita Terkini
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved