Biaya Logistik RI Masih Tinggi, Kok Bisa?

Kamis, 11 Maret 2021 - 23:00 WIB
loading...
Biaya Logistik RI Masih...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengakui jika biaya logistik Indonesia masih sangat tinggi. Di mana saat ini, biaya logistik Indonesia berada di kisaran 23% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) Gunung Hutapea mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan biaya logistik RI masih tinggi. Salah satunya adalah terkait pelayanan di pelabuhan termasuk pelayanan pandu dan tunda.

"Efisiensi pelabuhan menjadi kunci utama dan memegang peranan penting dalam menurunkan biaya logistik," ujarnya dalam acara diskusi virtual, Kamis (11/3/2021).

Baca Juga: Kebutuhan Logistik 25 Warga Klaster WO yang Isolasi Mandiri Dipastikan Terpenuhi

Gunung menjelaskan, jika ingin menurunkan biaya logistik, maka perlu dilakukan percepatan pelayanan di pelabuhan. Pasalnya, semakin kecil waktu tunggu atau waiting time, maka kinerja bongkar muat bakal lebih baik. Oleh sebab itu, pihaknya juga saat ini sudah menyiapkan beberapa kebijakan untuk menurunkan tingginya biaya logistik di tanah air. Misalnya saja dengan jasa pemanduan yang perlu menjadi perhatian seluruh rangkaian pelayanan di pelabuhan.

Baca Juga: Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran Rampung, Ongkos Logistik Bisa Turun

Karena, jasa itu merupakan pemberian jasa pertama dan terakhir yang diberikan kepada kapal yang akan memasuki dan keluar pelabuhan. Menurutnya, dengan pengelolaan jasa pandu tunda yang baik, akan membantu mempercepat pelayanan. "Pengelolaan jasa pandu tunda yang baik akan membantu mempercepat pelayanan kapal, keselamatan, dan keamanan di lingkungan pelabuhan juga ikut terbantu," kata Gunung.

Gunung berharap, adanya penurunan biaya logistik bisa menjadi pendorong ekonomi. Di sisi lain, kebijakan ini juga diharapkan bisa membuat pelabuhan Indonesia bisa bersaing di level Internasional. "Kami akan siapkan narasi bahwa kebijakan ini bisa ditinjau, apakah secara gradual atau secara keseluruhan dalam tenggang waktu satu-dua tahun, atau selama pandemi," kata Gunung.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Tekan Biaya Logistik,...
Tekan Biaya Logistik, ALDEI-ASDP Kolaborasi Perkuat Jalur Laut
Industri AMDK di Antara...
Industri AMDK di Antara Tekanan Energi dan Logistik, Menunggu Keberpihakan Negara
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Prabowo Pangkas Tarif...
Prabowo Pangkas Tarif Ojol 10%, DPR: Patut Ditindaklanjuti Kemenhub dan Aplikator
Rekomendasi
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved