Dorong Ekonomi Syariah, Sri Mulyani Bilang Harus Bernapaskan Islami

Jum'at, 12 Maret 2021 - 10:57 WIB
loading...
Dorong Ekonomi Syariah,...
foto/dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan meningkatkan perkembangan ekonomi syariah . Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan peningkatan ekonomi syariah ini harus bernapaskan keislaman atau islami.

"Peningkatan literasi ekonomi memiliki peran sangat penting membangun ekosistem bernafaskan keislaman," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (12/3/2021). ( Baca juga:Sri Mulyani Utak-Atik Posisi Para Punggawanya )

Kata dia, pemerintah memberikan dukungan pengembangan ekonomi syariah yang mana nilai dasarnya mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang sama. "Salah satu wujud dalam membangun ekonomi Indonesia yang berbasis syariah," jelasnya.

Dia pun menambahkan, kinerja industri keuangan syariah lebih stabil dari konvensional di tengah pandemi virus Covid-19. Bahkan, industri keuangan syariah berhasil tetap tumbuh positif di tengah wabah. ( Baca juga:Demi Keamanan Rekening Bank, Hapus Aplikasi Ini di Ponsel Anda Sekarang! )

Hal ini terjadi khususnya pada kinerja industri perbankan yang tecermin dari fungsi intermediasi para bank syariah. "Intermediasi perbankan nasional yang cenderung mengalami penurunan, namun kinerja perbankan syariah justru stabil dan tumbuh lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Rekomendasi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved