Beda Fokus Bisnis Tak Halangi Integrasi BRI, PNM, dan Pegadaian
Jum'at, 12 Maret 2021 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Dengan sinergi antara BRI, PNM, dan Pegadaian, layanan bagi pelaku usaha ultra mikro diyakini semakin berkembang. Hasilnya, di masa depan pemerintah bisa semakin berkonsentrasi untuk memperkuat daya beli masyarakat untuk menyerap produk-produk UMKM dalam negeri.
Baca juga: Mentor UMKM Bisa Cegah Potensi Ekonomi Digital Rp1.800 Triliun Digondol Asing
“Pembentukan holding ini adalah strategi yang akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Pembentukan holding pembiayaan ultra mikro adalah kebijakan sangat strategis dalam rangka membentuk ekosistem pembiayaan pelaku usaha ultra mikro secara sistematis dan berkelanjutan,” tuturnya.
Dukungan atas rencana integrasi ekosistem ultra mikro juga disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron. Dia mengatakan, pembentukan holding ultra mikro yang melibatkan BRI, Pegadaian dan PNM diharap dapat merekonstruksi ekonomi nasional ke sektor produktif di segmen masyarakat kelas bawah.
“Kami justru mendukung, karena ini bagus untuk rekonstruksi ekonomi nasional. Selama ini masih banyak pembiayaan condong ke sektor korporasi seperti properti besar," sebutnya.
Baca juga: Libur Isra Miraj dan Hari Kejepit Bikin Pengunjung Mal Setengah Membeludak
Baca juga: Mentor UMKM Bisa Cegah Potensi Ekonomi Digital Rp1.800 Triliun Digondol Asing
“Pembentukan holding ini adalah strategi yang akan memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Pembentukan holding pembiayaan ultra mikro adalah kebijakan sangat strategis dalam rangka membentuk ekosistem pembiayaan pelaku usaha ultra mikro secara sistematis dan berkelanjutan,” tuturnya.
Dukungan atas rencana integrasi ekosistem ultra mikro juga disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron. Dia mengatakan, pembentukan holding ultra mikro yang melibatkan BRI, Pegadaian dan PNM diharap dapat merekonstruksi ekonomi nasional ke sektor produktif di segmen masyarakat kelas bawah.
“Kami justru mendukung, karena ini bagus untuk rekonstruksi ekonomi nasional. Selama ini masih banyak pembiayaan condong ke sektor korporasi seperti properti besar," sebutnya.
Baca juga: Libur Isra Miraj dan Hari Kejepit Bikin Pengunjung Mal Setengah Membeludak
Lihat Juga :