Menilik Pukulan PSBB ke Pengusaha Mall, Ritel Modern Minta Vaksinasi
Minggu, 14 Maret 2021 - 10:13 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi sangat rendah sekali indeks kepercayaan konsumen, itu membuat konsumen tidak berbelanja. Bagi menengah ke atas menahan belanja, untuk menengah ke bawah kehilangan daya beli. Nah itu yang membuat pertumbuhan ritel sepanjang tahun 2020 ketika tahun 2019 kita masih dipositif 7,8-8%, di tahun 2020 kita bertumbuh rendah sekali ya sekitar positif 1,2-1,5%,” ucap dia.
Baca Juga: Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan
Sementara itu, Roy mengatakan, vaksinasi bagi peritel diharapkan agar segera dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan bagi konsumen agar belanja lebih meningkat.
“Karena pemerintah sudah memvaksin pedagang rakyat, pedagang tradisionil, tapi di ritel modern belum. Padahal kalau divaksin segera kan jualannya sama, jualan beras, jualan gula juga. Tapi ritel modern belum divaksin. Diharapkan kalau segera dapat divaksin maka, vaksin gratis, atau vaksin apapun sebutannya, itu dapat menumbuhkan kepercayaan bagi konsumen untuk belanja lebih meningkat,” kata dia.
Baca Juga: Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan
Sementara itu, Roy mengatakan, vaksinasi bagi peritel diharapkan agar segera dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan bagi konsumen agar belanja lebih meningkat.
“Karena pemerintah sudah memvaksin pedagang rakyat, pedagang tradisionil, tapi di ritel modern belum. Padahal kalau divaksin segera kan jualannya sama, jualan beras, jualan gula juga. Tapi ritel modern belum divaksin. Diharapkan kalau segera dapat divaksin maka, vaksin gratis, atau vaksin apapun sebutannya, itu dapat menumbuhkan kepercayaan bagi konsumen untuk belanja lebih meningkat,” kata dia.
(akr)
Lihat Juga :