Joe Biden Target AS Bebas Covid Saat 4 Juli, Ekonomi Paman Sam Bisa Tumbuh 5%

Senin, 15 Maret 2021 - 07:27 WIB
loading...
Joe Biden Target AS...
Presiden AS Joe Biden mengumumkan, mengambil tindakan agresif untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 dan membuat Negeri Paman Sam -julukan AS- bisa pulih pada tanggal 4 Juli 2021. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sudah menandatangai UU Stimulus Fiskal sebesar USD1,9 triliun atau setara dengan Rp 26.600 triliun (kurs Rp 14.000) menjadi Undang-Undang. Paket stimulus USD1,9 triliun juga menyediakan USD 400 miliar, dimana USD1.400 untuk pembayaran langsung kepada sebagian besar orang Amerika.

Direktur Investasma Hans Kwee mengatakan, ekonomi AS diperkirakan akan tumbuh lebih dari 5% dari perkiraan sebelumnya 4 %. "Pemulihan ekonomi yang cepat berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi dan pada akhirnya menaikan suku bunga," kata Hans Kwee di Jakarta.

Baca Juga: Joe Biden Galang Kekuatan G7 Bersatu Hadapi Tantangan China

Selain itu pemulihan ekonomi AS yang lebih cepat dari negara lain berpotensi menaikan minat pelaku pasar akan asset berisiko di USA dan menyebabkan USD menguat. Tetapi jangka pendek stimulus akan menyebakan likuditas Dollar yang longgar di pasar keuangan, sehingga berpotensi memperlemah USD terhadap mata uang negara lain.

Presiden AS Joe Biden mengumumkan, mengambil tindakan agresif untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 dan membuat Negeri Paman Sam -julukan AS- bisa pulih pada tanggal 4 Juli 2021. Hal ini lebih cepat dari perkiraan awal dimana Amerika Serikat di perkirakan normal pada Maret 2022.

Biden juga akan memerintahkan seluruh negara bagian, wilayah, dan suku AS untuk membuat semua orang dewasa memenuhi syarat menerima vaksin Covid-19 paling lambat 1 Mei 2020. Hal terjadi setelah Biden mengumumkan akan ada cukup vaksin virus corona untuk semua orang dewasa Amerika pada akhir Mei.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi Global Menunjukkan Optimisme

Percepatan ini tidak lepas dari Food and Drug Administration (FDA), memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin COVID-19 dosis tunggal Johnson & Johnson. Ini merupakan vaksin virus Covid 19 ketiga yang disetujui di AS.

Produsen vaksin Merck, pesaing Johnson & Johnson, kemudian setuju untuk membantu memproduksi vaksin yang baru disetujui untuk menggandakan kapasitas bagi warga AS. "Sejauh ini, baru sekitar 10 persen orang Amerika telah divaksinasi penuh," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved