Wamendag: Badan Pangan Nasional Harus Independen

Senin, 15 Maret 2021 - 21:00 WIB
loading...
Wamendag: Badan Pangan...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI bersama pemerintah menyetujui pembentukan Badan Pangan Nasional (BPN) secepat mungkin. Baleg dan pemerintah akan terus bertemu dalam enam bulan ke depan untuk mempercepat implementasi pembentukan BPN.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga mengatakan pihaknya ingin pembentukan BPN tetap menjadikannya sebagai badan yang independen, fleksibel, dan tidak birokratis.

"Jadi harapannya, BPN dapat membaca dan menganalisis plan (rencana) pangan dunia membuat rekomendasi kepada seluruh stakeholder dan dapat mengintervensi untuk mengambil keputusan dengan cepat, sehingga permasalahan pangan yang selama ini terjadi dapat segera teratasi," ujar dia dalam rapat kerja bersama Baleg DPR RI Jakarta, Senin (15/3/2021).

Baca Juga: Bulog Diusulkan Jadi Operator Badan Pangan Nasional

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan pembentukan Badan Pangan Nasional (BPN) sedang dalam final konsep di Kementerian PPN/Bappenas. Di mana Bappenas menawarkan empat opsi untuk pembentukan lembaga tersebut agar bisa terbentuk.

"Opsi pertama melakukan transformasi Perum Bulog jadi BPN. Kedua, melakukan transformasi Perum Bulog jadi BPN dan memiliki peran sebagai operator," ujar dia di Gedung DPR RI.

Baca Juga: Tata Kelola Pangan Masih Acakadut, Baleg DPR Pertanyakan Soal Badan Pangan

Kemudian, kata dia, yang ketiga, transformasi organ kementerian yang memiliki tugas dan fungsi lintas untuk menjadi BPN dengan fungsi sebagai regulator dan Bulog sebagai operatornya. Dan terakhir, transformasi organ kementerian menjadi BPN sebagai regulator dan Bulog sebagai operator di bawah koordinasi BPN tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
China dan Indonesia...
China dan Indonesia Makin Mesra, Nilai Ekspor Nasional Tembus Rp1.000 Triliun
Puasa Belum Satu Pekan,...
Puasa Belum Satu Pekan, Ada Temuan Minyakita Dijual di Atas HET
Bapanas Ancam Pemain...
Bapanas Ancam Pemain di Balik Kelangkaan Minyak Goreng
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Momen Krisdayanti Duet...
Momen Krisdayanti Duet Bareng Wamendag hingga Wamen Isyana di Women's Inspiration Awards 2026
Rekomendasi
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved