39 Juta Ibu Rumah Tangga Berpotensi jadi Womanpreneur
Minggu, 14 Maret 2021 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Lanjutnya, dengan semakin banyaknya perempuan menggeluti dunia usaha alias womanpreneur, kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia juga akan semakin meningkat.
Executive Director Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), Maya Juwita menambahkan, pemberdayaan ekonomi perempuan bukan hanya dari dunia kerja tapi juga wirausaha.
Menurutnya, kewirausahaan ini banyak didorong karena di Indonesia masih banyak keterbatasan perempuan untuk bisa keluar dari rumah atau berpartisipasi di dunia kerja lantaran tanggungjawab domestik yang masih tinggi di pihak perempuan. "Makanya banyak program yang mendorong kewirausahaan karena waktunya lebih fleksibel dan kegiatan usaha juga bisa dilakukan dari rumah," tuturnya.
Baca juga: Di Kongo Heboh Gunung Emas, di Jakarta Ada Wanita Emas yang Kritik Anies Gara-gara Banjir
Saat ini masih banyak perempuan yang membutuhkan dukungan agar dapat memulai bisnis, menjadi pemimpin, serta membangun dampak sosial dan lingkungan positif melalui usaha mereka. Terlebih, penurunan kondisi ekonomi dapat mempengaruhi bisnis dan UKM, termasuk yang dikelola perempuan.
Salah satu inisiatif dukungan datang dari Danone Indonesia yang berkolaborasi dengan Stellar Women dan IBCWE melalui program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’.
Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menyatakan, perempuan memiliki peranan besar di masyarakat, mulai dari menjaga kesehatan anak dan keluarga, hingga berkarya melalui pekerjaan atau usahanya.
“Danone Indonesia berkomitmen untuk terus berupaya mendukung dan menginisiasi program-program pemberdayaan perempuan, salah satunya dengan kerja sama melalui Stellar Women Entrepreneurship Academy. Inisiatif tersebut juga merupakan perwujudan dari salah satu visi Sustainable Development Goals pada sektor Kesetaraan Gender yang dicanangkan oleh pemerintah,” paparnya.
Executive Director Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), Maya Juwita menambahkan, pemberdayaan ekonomi perempuan bukan hanya dari dunia kerja tapi juga wirausaha.
Menurutnya, kewirausahaan ini banyak didorong karena di Indonesia masih banyak keterbatasan perempuan untuk bisa keluar dari rumah atau berpartisipasi di dunia kerja lantaran tanggungjawab domestik yang masih tinggi di pihak perempuan. "Makanya banyak program yang mendorong kewirausahaan karena waktunya lebih fleksibel dan kegiatan usaha juga bisa dilakukan dari rumah," tuturnya.
Baca juga: Di Kongo Heboh Gunung Emas, di Jakarta Ada Wanita Emas yang Kritik Anies Gara-gara Banjir
Saat ini masih banyak perempuan yang membutuhkan dukungan agar dapat memulai bisnis, menjadi pemimpin, serta membangun dampak sosial dan lingkungan positif melalui usaha mereka. Terlebih, penurunan kondisi ekonomi dapat mempengaruhi bisnis dan UKM, termasuk yang dikelola perempuan.
Salah satu inisiatif dukungan datang dari Danone Indonesia yang berkolaborasi dengan Stellar Women dan IBCWE melalui program ‘Stellar Women Entrepreneurship Academy’.
Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto menyatakan, perempuan memiliki peranan besar di masyarakat, mulai dari menjaga kesehatan anak dan keluarga, hingga berkarya melalui pekerjaan atau usahanya.
“Danone Indonesia berkomitmen untuk terus berupaya mendukung dan menginisiasi program-program pemberdayaan perempuan, salah satunya dengan kerja sama melalui Stellar Women Entrepreneurship Academy. Inisiatif tersebut juga merupakan perwujudan dari salah satu visi Sustainable Development Goals pada sektor Kesetaraan Gender yang dicanangkan oleh pemerintah,” paparnya.
Lihat Juga :