Kepesertaan Aktif Pekerja Migran di BPJS Ketenagakerjaan Menurun
Selasa, 16 Maret 2021 - 13:53 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) Anggoro Eko Cahyo mengatakan bahwa total pekerja migran Indonesia (PMI) yang mendaftar program jaminan sosial sejak tahun 2017 hingga tahun ini sebanyak 750.498 orang. Total peserta aktifnya dari jumlah tersebut adalah sebanyak 365 ribu orang. Dia mencatat bahwa jumlah peserta aktifnya menurun sejak tahun 2020 sebanyak 200 ribu orang.
"Penyebabnya ada dua, yakni PMI sudah selesai masa kerja dan tidak diperpanjang/re-entry, juga karena adanya pembatasan pemberangkatan calon PMI (CPMI) karena pandemi Covid-19 yang masih dilaksanakan," ungkap Anggoro dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Selasa(16/3/2021). ( Baca juga:Erick Thohir Gonta-Ganti Direksi BUMN, Tanri Abeng Ingatkan Ada Kesan Buruk ke Investor )
Dia mengatakan bahwa peluang penambahan jumlah peserta aktif masih banyak. Pasalnya, ada sebanyak 6 juta PMI sehingga program jaminan sosial ini baru mencakup sekitar 12,5% dari jumlah tersebut.
"Total penerimaan iuran PMI dari tahun 2017 hingga Februari 2021 yang kami terima adalah sebesar Rp264,79 miliar," tambah Anggoro.
Dia menambahkan bahwa keberangkatan PMI di tahun 2021 masih sangat sedikit. Negara tujuan penerima PMI yang sudah mendaftar BPJSTK terbanyak adalah di Taiwan (176,9 ribu), Malaysia (91 ribu), Hong Kong (42,8 ribu), Singapura (17 ribu), dan Korea Selatan (12,5 ribu).
"Penyebabnya ada dua, yakni PMI sudah selesai masa kerja dan tidak diperpanjang/re-entry, juga karena adanya pembatasan pemberangkatan calon PMI (CPMI) karena pandemi Covid-19 yang masih dilaksanakan," ungkap Anggoro dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Selasa(16/3/2021). ( Baca juga:Erick Thohir Gonta-Ganti Direksi BUMN, Tanri Abeng Ingatkan Ada Kesan Buruk ke Investor )
Dia mengatakan bahwa peluang penambahan jumlah peserta aktif masih banyak. Pasalnya, ada sebanyak 6 juta PMI sehingga program jaminan sosial ini baru mencakup sekitar 12,5% dari jumlah tersebut.
"Total penerimaan iuran PMI dari tahun 2017 hingga Februari 2021 yang kami terima adalah sebesar Rp264,79 miliar," tambah Anggoro.
Dia menambahkan bahwa keberangkatan PMI di tahun 2021 masih sangat sedikit. Negara tujuan penerima PMI yang sudah mendaftar BPJSTK terbanyak adalah di Taiwan (176,9 ribu), Malaysia (91 ribu), Hong Kong (42,8 ribu), Singapura (17 ribu), dan Korea Selatan (12,5 ribu).
Lihat Juga :