Kepesertaan Aktif Pekerja Migran di BPJS Ketenagakerjaan Menurun
Selasa, 16 Maret 2021 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
"Jenis pekerjaannya yang terbanyak adalah caregiver untuk orang lansia, asisten rumah tangga, pekerja, pekerja perkebunan, dan operator produksi," ucap Anggoro.
Untuk jaminan sosial PMI, BPJSTK melakukan kerja sama kelembagaan dengan pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Permenaker 18/2018 tentang Jaminan Sosial PMI dan BP2MI untuk integrasi sistem, dukungan data dan informasi, serta sosialisasi.
"Kami juga bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk integrasi pendaftaran melalui Portal Peduli WNI dan Kementerian Hukum dan HAM bagian keimigrasian untuk validasi paspor antara BPJSTK-Imigrasi," tambahnya. ( Baca juga:Ketika Suara Habib Rizieq yang Menggelegar Kini ‘Tidak Terdengar’ di Ruang Sidang )
Dia juga mengatakan bahwa BPJSTK melakukan kerja sama payment point untuk kemudahan pembayaran iuran BPJSTK. "Channel pembayarannya ada dua jalur, yakni perbankan seperti Bank BTN, Mandiri, BRI, BNI, BCA, BJB, Bukopin, dan CIMB Niaga. Lalu untuk non-perbankan bisa melalui Link-Aja, Alfamart, Indomaret, Tokopedia, dan Finnet," tandas Anggoro.
Untuk jaminan sosial PMI, BPJSTK melakukan kerja sama kelembagaan dengan pihak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Permenaker 18/2018 tentang Jaminan Sosial PMI dan BP2MI untuk integrasi sistem, dukungan data dan informasi, serta sosialisasi.
"Kami juga bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk integrasi pendaftaran melalui Portal Peduli WNI dan Kementerian Hukum dan HAM bagian keimigrasian untuk validasi paspor antara BPJSTK-Imigrasi," tambahnya. ( Baca juga:Ketika Suara Habib Rizieq yang Menggelegar Kini ‘Tidak Terdengar’ di Ruang Sidang )
Dia juga mengatakan bahwa BPJSTK melakukan kerja sama payment point untuk kemudahan pembayaran iuran BPJSTK. "Channel pembayarannya ada dua jalur, yakni perbankan seperti Bank BTN, Mandiri, BRI, BNI, BCA, BJB, Bukopin, dan CIMB Niaga. Lalu untuk non-perbankan bisa melalui Link-Aja, Alfamart, Indomaret, Tokopedia, dan Finnet," tandas Anggoro.
(uka)
Lihat Juga :