Ambisi Masuk 10 Besar Bank Syariah Terbesar, BSI Perkuat Kapitalisasi Pasar

Rabu, 17 Maret 2021 - 12:43 WIB
loading...
Ambisi Masuk 10 Besar...
Foto/DhemasReviyanto/Antara
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan masuk 10 besar sebagai bank syariah terbaik dunia pada 2025. Target itu akan dilakukan dengan memperkuat kapitalisasi pasar (market capitalization) perusahaan.

Dari data dari Equity Daily Trading Publication Bursa Efek Indonesia (BEI) per 24 Februari 2021, nilai kapitalisasi pasar emiten berkode saham BRIS itu sebesar Rp115 triliun. ( Baca juga:Potret Rapat Rasa Tamasya Ala Erick Thohir dan Menteri Basuki )

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi menyebut, kapitalisasi pasar akan menjadi acuan bagi proses ekspansi bisnis BSI. Termasuk membawa bank syariah pelat merah itu menduduki posisi 10 besar bank syariah dunia.

"BRIS ditargetkan dapat masuk dalam jajaran 10 besar bank syariah dunia, terutama dari sisi kapitalisasi pasarnya," ujar Hery dalam diskusi virtual ISEI, Rabu (17/3/2021).

Keberadaan BRIS diharapkan bisa mengembangkan industri halal di dalam dan luar negeri. Hasil merger tiga bank syariah BUMN itu mampu mengumpulkan aset Rp240 triliun atau setara USD16,78 miliar. Dengan jumlah aset tersebut diyakini bisa masuk dalam jajaran 10 bank syariah terbesar di dunia. ( Baca juga:Kerahkan 180 Personel, 'Tembok Berlin' yang Menutup Rumah Warga di Ciledug Dirobohkan )

Aset BRIS sudah mencapai Rp240 triliun yang menempatkan emiten pada posisi bank dengan aset terbesar di posisi ke-7 di Indonesia.

Kementerian BUMN berharap, BSI dapat menjadi bank syariah yang kuat, profesional, dan efisien guna meningkatkan industri halal di dalam dan luar negeri. Tujuan itu direalisasikan melalui efisiensi digitalisasi, diferensiasi produk, peningkatan service excellence bagi nasabah, konsumer, dan UMKM.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Melalui Syariah untuk...
Melalui Syariah untuk Semua, Permata Bank Hadirkan Layanan Inklusif
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Berita Terkini
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved