Meterai Baru Sudah Dipalsukan, Bikin Negara Rugi Rp37 Miliar

Rabu, 17 Maret 2021 - 13:38 WIB
loading...
Meterai Baru Sudah Dipalsukan,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya berhasil membongkar kasus penjualan meterai palsu . Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, meterai yang dipalsukan yakni meterai Rp6.000 dan meterai yang baru Rp10.000 . Jika ditotal, kerugian negara akibat kasus ini disebut mencapai Rp37 miliar. ( Baca juga:Realisasi Harapan Jokowi Bangkitkan Pariwisata Bali, Sandiaga Uno Finalisasi Kebijakan Travel Corridors )

"Kalau lihat ceritanya 3,5 tahun yang tertera sekarang ini barang bukti yang ditemukan sekitar Rp12,5 miliar kerugian negara. Tetapi kita hitung secara minimal saja selama dia bekerja total semua dengan ini sekitar Rp37 miliar lebih. Ini total terminim yang kita hitung dari pemeriksaan awal terhadap pelaku," kata Yusri dalam video virtual, Rabu (17/3/2021).

Lanjutnya, total tersangka dari kasus meterai palsu ini berjumlah tujuh orang, yang mana satu orang masih berstatus daftar pencarian orang (DPO). Para tersangka memiliki peran masing-masing dalam melakukan aksinya.

"Ada yang bagian sebagai penjahit, pencetak, kemudian termasuk print-nya semua, dan penyedia hologram. Bahkan untuk memasarkan karena ini adalah tindak pidana lintas provinsi, mereka mengirim ke masing-masing provinsi," bebernya.

Dia menambahkan agar masyarakat harus telilti dalam membeli materai asli. Lantaran materai palsu ini memang mirip dengan asli dan susah dikenali. ( Baca juga:Drawing 8 Besar Liga Champions: Siapa Lawan Real Madrid di Perempat Final? )

"Memang kasat mata susah, mirip asilnya," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Rugikan Negara Rp11,1...
Rugikan Negara Rp11,1 Miliar, DJP Serahkan 3 Tersangka Penggelapan Pajak ke Kejaksaan Semarang
Hitung Kerugian Aset...
Hitung Kerugian Aset Negara Akibat Banjir Sumatera, Kemenkeu Siap Klaim Asuransi
Negara Rugi Rp71 Triliun...
Negara Rugi Rp71 Triliun per Tahun Akibat Kemacetan Lalu Lintas
Prabowo Sebut Pengusaha...
Prabowo Sebut Pengusaha Serakah, Rugikan Negara Rp100 Triliun
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Rekomendasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
400 Ribu Anak Muda Idap...
400 Ribu Anak Muda Idap Diabetes, BPJS Kesehatan Gelar Fun Run untuk Kampanye Hidup Sehat
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved