Jadi Mitra Resmi Hannover Messe 2021, Ini Peluang Besar Bagi Industri RI
Rabu, 17 Maret 2021 - 19:39 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Partisipasi Indonesia sebagai negara mitra resmi (official partner country) pada penyelenggaraan Hannover Messe 2021 dinilai merupakan salah satu momen penting dalam mempromosikan kemampuan teknologi industri di tanah air.
Selain itu, diyakini dapat membawa peluang besar bagi Indonesia dalam menarik investasi dan memperluas pasar ekspor sektor industri, sehingga mendorong pemulihan ekonomi nasional.
“Kami melihat pentingnya event ini tidak hanya sebagai ajang branding nasional, tetapi juga untuk mengakselerasi peningkatan kapabilitas sektor manufaktur dan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: Jika Industri Ini Terganggu, 30 Juta Pekerja Bakal Terdampak
Dirjen KPAII berharap, gelaran Hannover Messe 2021 dapat pula membuka pandangan pelaku industri global tentang potensi besar Indonesia dalam menjalin kemitraan menuju transformasi industri 4.0.
“Menjadi official partner country merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk mewujudkan visi industrinya dan memperkenalkan road map Making Indonesia 4.0 kepada masyarakat dunia,” ungkapnya.
Pelaksanaan Hannover Messe tahun ini akan diselenggarakan sepenuhnya secara digital pada 12-16 April 2021. Format baru digital tersebut menyesuaikan dengan kondisi saat ini sebagai dampak pandemi Covid-19. Namun demikian, Kemenperin optimistis terhadap berbagai manfaat yang diterima Indonesia khususnya para pelaku industri nasional yang terlibat.
Selain itu, diyakini dapat membawa peluang besar bagi Indonesia dalam menarik investasi dan memperluas pasar ekspor sektor industri, sehingga mendorong pemulihan ekonomi nasional.
“Kami melihat pentingnya event ini tidak hanya sebagai ajang branding nasional, tetapi juga untuk mengakselerasi peningkatan kapabilitas sektor manufaktur dan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: Jika Industri Ini Terganggu, 30 Juta Pekerja Bakal Terdampak
Dirjen KPAII berharap, gelaran Hannover Messe 2021 dapat pula membuka pandangan pelaku industri global tentang potensi besar Indonesia dalam menjalin kemitraan menuju transformasi industri 4.0.
“Menjadi official partner country merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk mewujudkan visi industrinya dan memperkenalkan road map Making Indonesia 4.0 kepada masyarakat dunia,” ungkapnya.
Pelaksanaan Hannover Messe tahun ini akan diselenggarakan sepenuhnya secara digital pada 12-16 April 2021. Format baru digital tersebut menyesuaikan dengan kondisi saat ini sebagai dampak pandemi Covid-19. Namun demikian, Kemenperin optimistis terhadap berbagai manfaat yang diterima Indonesia khususnya para pelaku industri nasional yang terlibat.
Lihat Juga :