Soal Impor Beras, Mendag: Tak Ada Perbedaan Pernyataan dengan Bulog
Jum'at, 19 Maret 2021 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
“Saya tidak melihat ada perbedaan statmen antara Kemendag, Kementan dan Bulog. Tapi pakemnya Bulog harus punya iron stock. Kita tidak pernah bilang kalo lebih atau kurang. Kita hanya bilang bahwa Bulog harus mempunyai iron stock 1,5 juta ton,” tegasnya. ( Baca juga: Tarif Prostitusi Online di Hotel Alona Rp400 Ribu hingga Rp1 Juta )
Ia menambahkan bahwa dirinya sebagai Mendag harus memikirkan kemungkinan terburuk jika nantinya beras dalam negeri tidak terpenuhi. Meskipun Badan Pusat Statistik (BPS) meramalkan bahwa beras akan melimpah.
“Saya harus memikirkan yang tidak dipikirkan sama yang lain. Pada tahun ini kita mau panen, kita ingin lihat benar gak ramalan dari BPS. Kalo terpenuhi kita tidak impor,” tandasnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya sebagai Mendag harus memikirkan kemungkinan terburuk jika nantinya beras dalam negeri tidak terpenuhi. Meskipun Badan Pusat Statistik (BPS) meramalkan bahwa beras akan melimpah.
“Saya harus memikirkan yang tidak dipikirkan sama yang lain. Pada tahun ini kita mau panen, kita ingin lihat benar gak ramalan dari BPS. Kalo terpenuhi kita tidak impor,” tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :