Proyek Ibu Kota Baru Jalan Terus, Ekonom: Tugas Pemerintah Jaga Ekonomi Berputar
Jum'at, 19 Maret 2021 - 16:58 WIB
loading...
Menanggapi perkembangan terkini dari pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan yang bakal kembali berjalan tahun ini, ekonom menerangkan sudah tugas pemerintah membuat ekonomi terus berputar. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memberikan bocoran tentang perkembangan terkini dari pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan. Direncanakan, pembangunan sudah bisa dilakukan pada tahun ini.
Baca Juga: Pembangunan Ibu Kota Baru Sumbang 2,2% ke Ekonomi Nasional
Menanggapi hal itu, Ekonom dan Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan, pihaknya mendukung pemerintah melanjutkan pembangunan ibu kota baru termasuk pembangunan istana negara.
"Ditengah pandemi saat ini justru pemerintah harus terus menginisiasi berbagai proyek untuk menggerakan ekonomi. Di mana pandemi Covid-19 peran swasta menurun drastis. Investasi swasta banyak yang tertunda," ujar dia kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (19/3/2021).
Kemudian, kata dia, apabila pemerintah menunda proyek-proyeknya, maka nantinya perekonomian tidak bergerak. Dan yjungnya pertumbuhan ekonomi akan terkontraksi tambah dalam dan masyarakat akan semakin tertekan.
"Tugas pemerintah untuk menjaga agar perekonomian terus berputar menciptakan lapangan kerja dan memberikan income," tandas dia.
Baca Juga: Tahun 2024, Jokowi Bisa 17 Agustusan di Ibu Kota Baru
Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, proyek pembangunan ibu kota baru di Kalimantan akan tetap dilaksanakan. Bahkan, direncanakan Istana Negara akan mulai dibangun pada tahun ini.
"Kita optimis mudah-mudahan Istana Presiden bisa di Groundbreaking pada tahun ini," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR-RI.
Menurut Suharso, jika terwujud, pembangunan istana negara di Ibu Kota baru ini bisa menjadi perangsang bagi sektor-sektor lainnya untuk ikut tumbuh. Di sisi lain, pembangunan ibu kota negara baru ini juga bisa menjadi faktor pendorong ekonomi Indonesia.
Baca Juga: Pembangunan Ibu Kota Baru Sumbang 2,2% ke Ekonomi Nasional
Menanggapi hal itu, Ekonom dan Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengatakan, pihaknya mendukung pemerintah melanjutkan pembangunan ibu kota baru termasuk pembangunan istana negara.
"Ditengah pandemi saat ini justru pemerintah harus terus menginisiasi berbagai proyek untuk menggerakan ekonomi. Di mana pandemi Covid-19 peran swasta menurun drastis. Investasi swasta banyak yang tertunda," ujar dia kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (19/3/2021).
Kemudian, kata dia, apabila pemerintah menunda proyek-proyeknya, maka nantinya perekonomian tidak bergerak. Dan yjungnya pertumbuhan ekonomi akan terkontraksi tambah dalam dan masyarakat akan semakin tertekan.
"Tugas pemerintah untuk menjaga agar perekonomian terus berputar menciptakan lapangan kerja dan memberikan income," tandas dia.
Baca Juga: Tahun 2024, Jokowi Bisa 17 Agustusan di Ibu Kota Baru
Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, proyek pembangunan ibu kota baru di Kalimantan akan tetap dilaksanakan. Bahkan, direncanakan Istana Negara akan mulai dibangun pada tahun ini.
"Kita optimis mudah-mudahan Istana Presiden bisa di Groundbreaking pada tahun ini," ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR-RI.
Menurut Suharso, jika terwujud, pembangunan istana negara di Ibu Kota baru ini bisa menjadi perangsang bagi sektor-sektor lainnya untuk ikut tumbuh. Di sisi lain, pembangunan ibu kota negara baru ini juga bisa menjadi faktor pendorong ekonomi Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :