IFG Catatkan Kinerja Positif dan Perkuat Tata Kelola

Senin, 22 Maret 2021 - 07:20 WIB
loading...
A A A
Pefindo telah memberikan peringkat AAA untuk BPUI. Peringkat tersebut telah memasukkan status BPUI sebagai BUMN Holding Perasuransian dan Penjaminan atau IFG. Adapun prospek untuk peringkat perusahaan adalah stabil.

Obligor berperingkat AAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo. Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibanding obligor Indonesia lainnya adalah superior.

Baca Juga: Simak! Kronologis Penyelamatan Jiwasraya Melalui IFG

Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari pemerintah, profil kredit yang sangat kuat dari anak-anak perusahaan asuransi dan penjaminan, serta likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang kuat. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh kinerja operasional yang berada pada tingkat rata-rata karena pandemi Covid-19.

“Kami memiliki ekspektasi bahwa pandemi ini memiliki dampak yang terkendali pada profil kredit BPUI, dengan mempertimbangkan kekuatan dari perusahaan-perusahaan asuransi dan penjaminan, didukung oleh posisi likuiditas yang kuat dan posisi bisnis yang sangat kuat di pasar masing-masing. Mayoritas aset likuid ditempatkan pada deposito berjangka di bank-bank terkemuka, surat berharga dan obligasi pemerintah, dan reksa dana non-ekuitas,” ungkap Pefindo dalam laporannya.

Perusahaan pemeringkatan itu menilai bahwa dampak Covid-19 terhadap keseluruhan profil investasi akan dapat terkelola, karena dampak yang lebih besar adalah dari risiko pertumbuhan, yang tercermin dari lebih rendahnya produksi premi dan imbal jasa serta nilai investasi yang lebih rendah karena perhitungan marked to market yang disebabkan oleh volatilitas di pasar modal.

“Kami memiliki ekspektasi bahwa empat anggota perusahaan holding memiliki penyangga likuiditas yang memadai, bahkan dengan antisipasi klaim yang lebih tinggi dari asuransi kredit, karena ekspektasi kami bahwa pemerintah akan ikut serta dalam memberikan dukungan atas program-program mereka,” sebut Pefindo.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Hadirkan Perlindungan...
Hadirkan Perlindungan Jiwa yang Fleksibel lewat My Prime Term Protection-Plan Series
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
FIFGROUP Pamer Gedung...
FIFGROUP Pamer Gedung Mewah dan Atap Listrik Matahari!
Rekomendasi
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved