Kupas Tuntas Proyeksi Pasar Obligasi, Ini Link Pendaftaran Webinar MNC Asset Management
Senin, 22 Maret 2021 - 15:26 WIB
loading...
PT MNC Asset Management (MAM) akan kembali menggelar webinar gratis pada 25 Maret 2021 mendatang dengan cakupan pembahasan seputar proyeksi pasar obligasi Indonesia sampai dengan akhir 2021. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT MNC Asset Management (MAM) akan kembali menggelar webinar gratis pada 25 Maret 2021 mendatang, pukul 15.00 – 16.30 WIB dengan cakupan pembahasan seputar proyeksi pasar obligasi Indonesia sampai dengan akhir 2021.
Dalam webinar ini, MAM akan menyampaikan secara komperehensif sentimen apa saja yang mempengaruhi yield dan pergerakan harga obligasi Indonesia. Disamping itu akan dibeberkan pula sektor industri apa saja yang memberikan imbal hasil menarik.
Baca Juga: Maksimalkan Cuan dengan Investasi Kesehatan, Simak IG Live MNC Asset Besok Pukul 19.00!
Fixed Income Manager MAM, M. Sugiarto yang juga akan menjadi pemateri dalam webinar ini menuturkan,“ Dalam beberapa pekan terakhir, yield treasury AS yang terus meningkat menekan harga obligasi Indonesia dan dengan demikian hal ini memicu yield obligasi Indonesia menjadi cenderung naik."
Sugiarto juga menambahkan, bahwa pada pekan lalu The Fed juga telah memastikan bahwa tetap mempertahankan suku bunga rendah di kisaran 0,25% dengan proyeksi tingkat inflasi hingga 2,4%.
Dalam webinar ini, MAM akan menyampaikan secara komperehensif sentimen apa saja yang mempengaruhi yield dan pergerakan harga obligasi Indonesia. Disamping itu akan dibeberkan pula sektor industri apa saja yang memberikan imbal hasil menarik.
Baca Juga: Maksimalkan Cuan dengan Investasi Kesehatan, Simak IG Live MNC Asset Besok Pukul 19.00!
Fixed Income Manager MAM, M. Sugiarto yang juga akan menjadi pemateri dalam webinar ini menuturkan,“ Dalam beberapa pekan terakhir, yield treasury AS yang terus meningkat menekan harga obligasi Indonesia dan dengan demikian hal ini memicu yield obligasi Indonesia menjadi cenderung naik."
Sugiarto juga menambahkan, bahwa pada pekan lalu The Fed juga telah memastikan bahwa tetap mempertahankan suku bunga rendah di kisaran 0,25% dengan proyeksi tingkat inflasi hingga 2,4%.
Lihat Juga :