Menko Airlangga Minta Percepat Produksi GeNose untuk PPKM Mikro

Senin, 22 Maret 2021 - 17:31 WIB
loading...
Menko Airlangga Minta...
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyerahkan GeNose C19 kepada Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/Kelapa Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro menyerahkan GeNose C19 kepada Menteri Koordinator (menko) Perekonomian Airlangga Hartarto. GeNose C19 merupakan alat deteksi Covid-19 yang merupakan karya tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menko Airlangga menyebut GeNose C19 ini alat deteksi Covid-19 melalui hembusan nafas dan telah menjalani uji klinis di 10 rumah sakit. Lalu alat deteksi ini juga telah mendapat izin edar dari Kemenkes dan tingkat akurasi negatifnya capai 97%. Kemudian kata dia, alat deteksi Covid-19 seperti ini sudah dilakukan diluar negeri yakni di Singapura dan Belanda. Baca Juga: Berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Bisa Pesan GeNose C19 Lewat KAI Access

"Jadi ini tentu membanggakan karena produksi dan inovasi dalam negeri dan memiliki kelebihan antara lain pengetesannya cepat 2 menit dan tindak lanjutnya alat GeNose C19 seluruh datanya punya dimasukkan dalam data base GeNose C19 dan ini bagian dari revolusi industri 4.0," ujar dia dalam telekonfrensi, Senin (22/3/2021).

Menurut dia, GeNose ini bisa mulai dijadikan alat untuk screening Covid-19 di tempat-tempat umum. Antara lain, GeNose bisa digunakan di stasiun, terminal, dan universitas yang sebentar lagi akan melaksanakan percobaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Maka itu tentu perlu ada mekasinme screening yang sifatnya harian dan tentu dengan GeNose akan lebih praktis. Dan alat deteksi ini akan digunakan di berbagai tempat atau stasiun yang dibutuhkan untuk mobilitas tinggi. Kemarin KAI terapkan harga Rp30 ribu dan ini termurah dibanding yang lain," ungkap dia. Baca Juga: Kagumi Kehebatan Kopassus dan Kopaska, Militer Asing Sebut Prajurit TNI Sakti

Dia juga berharap GeNose C19 ini produksinya ditingkatkan dari 3.000 per bulan menjadi 10-15 ribu pada bulan Juni hingga Juli mendatang. Di mana permintaan terhadap GeNose mencapai 20 ribu alat.

"Saya juga meminta agar pihak promotor yakni Universitas Gadjah Mada, untuk meningkatkan produksi hingga mencapai 15 ribu pada Juli mendatang," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rupiah Ambruk, Dolar...
Rupiah Ambruk, Dolar AS Tembus Rp17.300, Ini Respons Pemerintah
Peran Strategis Muhammadiyah...
Peran Strategis Muhammadiyah Dukung Optimisme Pertumbuhan Solid Perekonomian
Resmi Dilantik Jadi...
Resmi Dilantik Jadi Wamenkeu, Airlangga Harap Juda Agung Perkuat Sinkronisasi Fiskal-Moneter
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Ungkap Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21
Rekomendasi
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved