Menko Luhut Puas Progres Pengembangan Food Estate Humbahas
Selasa, 23 Maret 2021 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
Mentan Syahrul memaparkan program Food Estate Hortikultura Humbahas direncanakan mencakup luasan hingga 30 ribu hektare, yang diproyeksikan tercapai hingga tahun 2023. Sebagai langkah awal, tahun 2020 dimulai kegiatan Super Prioritas Percontohan Klaster Terpadu 215 hektare dan dilanjutkan pada 2021 ini seluas 785 hektare sehingga total lahan menjadi 1.000 hektare.
"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar ini segera dikembangkan sampai 1.000 hektare. Insya Allah petani-petani yang ada di sini kelihatan happy,"papar Mentan Syahrul.
Selanjutnya, Mentan SYL mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja keras dengan menggandeng perguruan tinggi, swasta, dan mitra lainnya untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pengembangan food Estate Humbahas dari hulu sampai hilir.
Kementan menjamin keberhasilan produksi dengan peningkatan produktivitas, mendekatkan perbankan dan pasar dengan petani, sehingga petani tidak mengalami kesulitan permodalan dan pemasarannya. Bahkan ke depan melakukan hilirisasi dengan mendorong pembangunan industri olahan.
SYL menegaskan seluruh lahan yang digunakan berada dalam Area Penggunaan Lain (APL), dan tidak ada yang menyentuh kawasan hutan lindung. Komoditas hortikultura utama yang dikembangkan meliputi kentang, bawang merah, dan bawang putih dan direncanakan menambah komoditas jagung. ( Baca juga:AS Kian Nekat, Pesawat Mata-matanya Dekati China dalam Jarak 46,8 Km )
"Oleh karena itu, saya minta kepada masyarakat untuk kerja keras dan kita harus biasa disiplin dalam bekerja sesuai yang Pak Menko Luhut sampaikan, dan itu pasti menguntungkan. Kita datang ke sini mau membuat masyarakat menjadi lebih baik, makin kaya. Pemerintah pun bersama petani menjamin harga, sehingga ada kepastian dan ketika panen tidak jatuh. Pemerintah kawal pengembangan food estate ini hingga dua tahun, jika ini berhasil kita akan bangun di daerah lain,” tandasnya.
Pada kunjungan ini, turut dilakukan juga penandatangan MoU antara pemerintah, BUMN, dan swasta sekaligus pihak offtaker sebagai dasar kerja sama untuk mewujudkan pengembangan food estate dengan model kemitraan yang saling menguntungkan. Turut hadir Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak, Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Hassanudin, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, dan Bupati Pakpak Barat Franc Bernhard Tumanggor.
"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar ini segera dikembangkan sampai 1.000 hektare. Insya Allah petani-petani yang ada di sini kelihatan happy,"papar Mentan Syahrul.
Selanjutnya, Mentan SYL mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja keras dengan menggandeng perguruan tinggi, swasta, dan mitra lainnya untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pengembangan food Estate Humbahas dari hulu sampai hilir.
Kementan menjamin keberhasilan produksi dengan peningkatan produktivitas, mendekatkan perbankan dan pasar dengan petani, sehingga petani tidak mengalami kesulitan permodalan dan pemasarannya. Bahkan ke depan melakukan hilirisasi dengan mendorong pembangunan industri olahan.
SYL menegaskan seluruh lahan yang digunakan berada dalam Area Penggunaan Lain (APL), dan tidak ada yang menyentuh kawasan hutan lindung. Komoditas hortikultura utama yang dikembangkan meliputi kentang, bawang merah, dan bawang putih dan direncanakan menambah komoditas jagung. ( Baca juga:AS Kian Nekat, Pesawat Mata-matanya Dekati China dalam Jarak 46,8 Km )
"Oleh karena itu, saya minta kepada masyarakat untuk kerja keras dan kita harus biasa disiplin dalam bekerja sesuai yang Pak Menko Luhut sampaikan, dan itu pasti menguntungkan. Kita datang ke sini mau membuat masyarakat menjadi lebih baik, makin kaya. Pemerintah pun bersama petani menjamin harga, sehingga ada kepastian dan ketika panen tidak jatuh. Pemerintah kawal pengembangan food estate ini hingga dua tahun, jika ini berhasil kita akan bangun di daerah lain,” tandasnya.
Pada kunjungan ini, turut dilakukan juga penandatangan MoU antara pemerintah, BUMN, dan swasta sekaligus pihak offtaker sebagai dasar kerja sama untuk mewujudkan pengembangan food estate dengan model kemitraan yang saling menguntungkan. Turut hadir Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak, Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Hassanudin, Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, dan Bupati Pakpak Barat Franc Bernhard Tumanggor.
(uka)
Lihat Juga :