Stok Beras Berlimpah, Ombudsman Minta Impor Ditunda

Rabu, 24 Maret 2021 - 13:50 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Fadli Zon: Luar Biasa Nafsu Impor Beras 1 Juta Ton

Namun stok beras tidak hanya disitu, pada Februari 2021 berdasarkan data kementerian perdagangan stok beras yang ada di penggilingan padi sebesar 1 Juta Ton. Kemudian ada stok beras di lumbung pangan masyarakat ada 6,3 ribu ton, pasar Induk Cipinang sekitar 30,6 ribu ton, di rumah tangga 3,2 juta ton dan ada juga 262 ton. "Jadi kalo kita jumlahkan stok beras yang ada di bulog dan pelaku pasar itu ada 6 juta ton" ungkapnya

Stok beras tersebut, lanjut Yeka, belum termasuk proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) yang memprediksi Januari - April sampai produksi beras bisa mencapai 14,54 juta ton. Selain itu, pada perdagangan di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), beras yang masuk masih dalam kategori normal bahkan berlebih. Seperti diketahui, PIBC ini menjadi barometer dalam indikasi kelangkaan beras nasional.

"Jadi normalnya 3000 ton per hari untuk perdagangan Jabodetabek dan sekitarnya. kalo beras yang masuk cuma 2000 ton sudah pasti gelisah, kalo seribu ton per hari pasti sudah terjadi kelangkaan. Nah yang terjadi di PIBC itu sekarang masih normal bahkan cenderung berlebih yaitu sekitar 3300 - 3500 ton, jadi masih aman" ujarnya

Dari paparan data beras tersebut, tambah Yeka, bahwa impor beras tidak diperlukan dalam waktu dekat. "Ombudsman menilai bahwa stok beras nasional kita masih relatif aman dan tidak memerlukan impor dalam waktu dekat. jadi meminta kemenko perekonomian menunda keputusan impor." tandasnya
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Bagian dari Negosiasi...
Bagian dari Negosiasi Tarif Trump, Indonesia Bakal Impor Beras AS 1.000 Ton
Mendag Sangkal Harga...
Mendag Sangkal Harga Daging Ayam Naik Gegara MBG
Berbahayanya 1.000 Ton...
Berbahayanya 1.000 Ton Beras Ilegal, Mentan Amran: Penghianatan Terhadap Petani
Diangkut Pakai 6 Kapal,...
Diangkut Pakai 6 Kapal, Mentan Amran Sita 1.000 Ton Beras Ilegal
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved