Utang BUMN Meroket, Ekonom: Itu Konsekuensi Pandemi

Rabu, 24 Maret 2021 - 20:20 WIB
loading...
Utang BUMN Meroket,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Utang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Hal tersebut terjadi seiring dengan keinginan pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi dengan berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang memakan biaya fantastis.

Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal menegaskan, peningkatan utang adalah konsekuensi karena adanya pandemi. “Jadi karena di sisi penjualan mengalami penurunan, profit hampir di semua sektor baik swasta maupun BUMN itu turun karena tingkat permintaan mengalami penurunan. Sehingga, keuangan mereka juga terganggu,” tegasnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Duh! Utang BUMN Tembus Rp996 Triliun

Oleh karena itu, menurut dia, kondisi tersebut kemudian diikuti dengan adanya peningkatan utang. Hal itu terjadi karena belanja operasional masih harus berjalan walau pendapatan menurun.

Lanjutnya, kondisi ini juga terjadi di pemerintah. Di mana saat ini utang pemerintah juga mengalami peningkatan. “Ini fenomena yang hampir terjadi di semua negara sebagai akibat dari pandemi. Dan ini juga salah satu ciri-ciri resesi. Salah satu ciri-ciri resesi kan dari sisi kinerja keuangan baik pemerintah maupun swasta itu mengalami tekanan dan juga utang biasanya meningkat,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved