Bank Syariah Indonesia Emoh Pakai Strategi 'Bakar Uang'

Rabu, 24 Maret 2021 - 23:45 WIB
loading...
Bank Syariah Indonesia...
foto/antara
A A A
JAKARTA - Direktur Information & Technology Bank Syariah Indonesia (BSI) Achmad Syafii menyatakan, walaupun saat ini tren kompetisi industri digital dilakukan dengan jorjoran atau bakar uang, tapi pihaknya tidak terpancing melakukan strategi tersebut. Keputusan itu diambil karena setiap sen uang masyarakat harus dipertanggungjawabkan. ( Baca juga:LAZ BSMU Gandeng Bank Syariah Indonesia Ciptakan Sociopreneur )

"Kami tidak terpancing untuk menggunakan strategi bakar uang demi berkompetisi layanan digital karena ada stakeholder yang berharap ada keuntungan. Kami harus jaga sisi bottom line agar tidak babak belur dengan sangat matang," ujar Syafii dalam webinar di Jakarta (24/3/2021).

Bagaimana pun juga kompetisi mendapatkan customer base tetap harus dilakukan dengan memberikan berbagai kemudahan. Di tengah kompetisi saat ini BSI menjadikan syariah sebagai value added namun kuncinya adalah memberikan layanan yang lebih baik dari kompetitor.

"Jangan terus fokus pada syariah tapi juga layanan terbaik harus diberikan karena ini kompetisi. Syariah kami jadikan value added di tengah persaingan bisnis. Prinsipnya universal dan tetap kompetitif," katanya. ( Baca juga:Saingi Triton dan Hilux, Wuling Bikin Mobil Kabin Ganda Murah Rp130 Jutaan )

BSI terus memperkuat layanan digital dengan mendorong penerapan digitalisasi transaksi untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan aktifitas keuangan. Selain itu, penguatan layanan digital BSI juga merupakan bagian dari dukungan terhadap percepatan transformasi perekonomian digital Indonesia. Alhasil, bisa menjangkau masyarakat daerah secara luas dan mempermudah kegiatan perekonomian, baik itu transaksi maupun pendanaan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Sampoerna Mobile Banking...
Sampoerna Mobile Banking Tampil dengan Wajah Baru: Lebih Segar, Praktis, dan Aman
Transaction Banking...
Transaction Banking BRI Tumbuh Impresif, Dorong Penguatan Dana Murah
Amar Bank Dorong Layanan...
Amar Bank Dorong Layanan Embedded Banking di MRT Jakarta
BTN Resmi Lepas UUS...
BTN Resmi Lepas UUS Jadi Bank Syariah Nasional, Bagaimana Nasib Karyawannya?
Melalui Syariah untuk...
Melalui Syariah untuk Semua, Permata Bank Hadirkan Layanan Inklusif
Kolaborasi Perdana BSN...
Kolaborasi Perdana BSN dan Al Bahjah Peduli Gelar Khitanan Massal
Binus University Konsisten...
Binus University Konsisten Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Industri Digital
Rekomendasi
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved