Milenial Harus Evaluasi Gaya Hidup, Tingkatkan Konsumsi yang Produktif

Kamis, 25 Maret 2021 - 10:25 WIB
loading...
Milenial Harus Evaluasi...
Foto/Ilustrasi/Dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi generasi milenial untuk menata ulang dan mengevaluasi gaya hidup dan kondisi keuangannya. Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengedukasi milenial tentang Perencanaan Keuangan Milenial di Masa Pandemi yang digelar secara hybrid.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo Septriana Tangkary menyampaikan, bahwa generasi milenial dewasa ini sangat akrab dengan financial technology (fintech). Sebesar 66,38% lender berusia 19-34 tahun dan sebesar 67,19% borrower juga berusia 19-34 tahun.

"Berdasarkan data yang ada, generasi milenial dengan usia 26-35 tahun lebih mendominasi pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Jadi tidak hanya pengeluaran yang konsumtif, tetapi generasi saat ini sudah memikirkan masa depan dengan melakukan konsumsi yang produktif," ujar Septry dalam Webinar Pojok Literasi di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Utang Negara Membengkak Rugikan Generasi Milenial

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Sub Direktorat Perekonomian I Kemenkominfo, Eko Slamet Riyanto memaparkan bahwa saat ini kita sudah memasuki era masyarakat digital (digital society).

Era masyarakat digital adalah realitas hidup di abad 21 dimana manusia dalam berbagai sektor kehidupannya tidak terlepas dari penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

"Pandemi Covid-19 mendorong kita semua untuk menerapkan budaya cashless. Berdasarkan data Bank Indonesia, selama bulan Desember saja nilai transaksi uang elektronik meningkat 30,44% dengan nilai transaksi digital mencapai Rp2.775,5 triliun," ujarnya.

Baca juga: Pelan tapi Pasti, Pelaku Fintech Lending Resmi Bertambah Lagi

Kepala Bagian Informasi Otoritas Jasa Keuangan OJK, Anugrah Sutejo menambahkan, terdapat dua upaya OJK untuk melindungi konsumen dan masyarakat.

"Pertama melalui upaya preventif dengan melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat, biaya, dan risiko layanan keuangan. Dan kedua melalui upaya kuratif dengan melakukan penanganan pengaduan dari masyarakat," ucap Anugrah.

Sementara itu, District Manager Linkaja Bandung, Ida Pratita mengatakan, literasi keuangan penting untuk memberi pemahaman dalam mengelola keuangan. Selain itu, juga dapat membantu masyarakat mengambil keputusan untuk menabung dan berinvestasi untuk mencapai kesejahteraan finansial.

Baca juga: 3 Teknik Mengelola Keuangan untuk Dicoba Gen Z

Lebih lanjut, Chief Marketing Officer Finansialku.com, Mario Agustian Lasut memberikan tips perencanaan keuangan, yakni buat dan gunakan prioritas anggaran berdasarkan besaran nominal bukan dari persentase anggaran dan sesuaikan dengan kewajiban, kebutuhan dan keinginan.

"Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Bagaimana membedakannya? Mudahnya, keinginan kalau ditunda tidak ada dampak signifikan pada diri kita. Sedangkan kebutuhan kalau ditunda akan berdampak pada kehidupan sehari-hari," tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Ketidakpastian Ekonomi...
Ketidakpastian Ekonomi Dorong Pentingnya Proteksi Keuangan
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Jadikan Bali Pusat Keuangan...
Jadikan Bali Pusat Keuangan Internasional, Purbaya Tawarkan Pajak 0 Persen
Setlary Indonesia-IFT...
Setlary Indonesia-IFT Group Kerja Sama Tingkatkan Literasi dan Pengelolaan Keuangan
Dilantik jadi Wamenkeu,...
Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
5 Tips Menabung untuk...
5 Tips Menabung untuk Pernikahan agar Hemat dan Finansial Tetap Sehat
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Berita Terkini
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved