Anggaran Kesehatan Berlipat Ganda, Sri Mulyani Beberkan Buat Apa Saja

Kamis, 25 Maret 2021 - 12:21 WIB
loading...
Anggaran Kesehatan Berlipat...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, bahwa anggaran kesehatan pada tahun 2019 mencapai Rp113 triliun dan di tahun 2021 naik dua kali lipat sampai Rp300 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa belanja negara untuk bidang kesehatan memungkinkan pemerintah untuk membeli alat testing, lalu dilakukan tracing. Lalu bagi masyarakat yang terkena Covid-19, biaya penyembuhannya ditanggung negara.

"Kita juga memberikan insentif kepada tenaga kesehatan (nakes), menyediakan rumah sakit (RS), dan tempat isolasi. Dan sekarang, kita mengadakan vaksin," ucap Menkeu Sri Mulyani dalam diskusi virtual di Jakarta, Kamis (25/3/2021).

Baca Juga: Anggaran Kesehatan Naik Rp254 Triliun, Nakes Kecipratan Berapa?

Sebelumnya, dia mengatakan bahwa anggaran kesehatan pada tahun 2019 mencapai Rp113 triliun dan di tahun 2021 naik dua kali lipat sampai Rp300 triliun.

"Namun, kendalanya tidak hanya di bidang kesehatan saja. Ada masyarakat yang tidak bisa berkegiatan sosial, dan kondisi ini juga mematikan kegiatan usaha, maka pemerintah membantu masyarakat yang miskin dalam golongan 30% terbawah dan membantu UMKM," terangnya.

Baca Juga: Belanja Negara Jor-joran Capai Rp282,7 T, Sri Mulyani: Tidak Mengancam APBN

Dia mengatakan, bahwa fokus pemerintah juga diberikan kapada UMKM dikarenakan mereka langsung kehilangan kesempatan kerja. Dalam PEN, ada anggaran Rp210 triliun yang ditujukan untuk Program Keluarga Harapan (PKH), BLT, sembako, BLT Desa, subsidi listrik 450va dan 900va, juga internet untuk para pelajar dan para guru.

"Semua ini menggunakan anggaran negara. Kami bisa merumuskan kebijakan dengan cepat karena kami secara transparan menyampaikan kepada DPR dan dibahas bersama," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitigasi Risiko Fiskal,...
Mitigasi Risiko Fiskal, Ekonom Ungkap Peran Krusial Belanja Lain-Lain dalam APBN Sebagai Bantalan
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Tarik Lagi Rp75...
Purbaya Tarik Lagi Rp75 Triliun dari Himbara, Ini Alasannya
Defisit APBN November...
Defisit APBN November 2025 Membengkak Tembus Rp560,3 Triliun, Begini Kata Purbaya
Topang Pertumbuhan Ekonomi,...
Topang Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Pemerintah Tumbuh 5,49% di Kuartal III-2025
DPR Sepakati UU APBN...
DPR Sepakati UU APBN 2026 Rp3.842,71 Triliun, Belanja Pemerintah Pusat Rp3.149,73 Triliun
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
8 Tanda Orang yang Mendapatkan...
8 Tanda Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar, Apa Saja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved