Sri Mulyani: Covid-19 Tidak Bisa Dinego, Dia Makhluk Halus
Kamis, 25 Maret 2021 - 16:38 WIB
loading...
A
A
A
Sambung Menkeu menegaskan, yang paling penitng adalah masyarakat dan dunia usaha. "Jadi kita akan bersama-sama terus memonitor, merespon dan menyesuaikan kebijakan," ucap mantan Direktur Bank Dunia itu.
Baca Juga: Beban Covid-19 Luar Biasa, Sri Mulyani: Tidak Mungkin Kami Lakukan Sendiri
Hal pertama adalah penanganan Covid-19, kedua demand dan supply. Pemerintah defisit 5,7%, jadi harus mulai konsolidasi. Untuk bagian demand, paling penting adalah sektor konsumsi, investasi dan ekspor, dimana ekspor harus dijaga dan memanfaatkan pertumbuhan ekonomi global.
"Namun investasi tergantung dari pelaksanaan Omnibus Law dan keyakinan dunia usaha. Ini tidak bisa hanya ditangani oleh satu institusi," pungkasnya.
Baca Juga: Beban Covid-19 Luar Biasa, Sri Mulyani: Tidak Mungkin Kami Lakukan Sendiri
Hal pertama adalah penanganan Covid-19, kedua demand dan supply. Pemerintah defisit 5,7%, jadi harus mulai konsolidasi. Untuk bagian demand, paling penting adalah sektor konsumsi, investasi dan ekspor, dimana ekspor harus dijaga dan memanfaatkan pertumbuhan ekonomi global.
"Namun investasi tergantung dari pelaksanaan Omnibus Law dan keyakinan dunia usaha. Ini tidak bisa hanya ditangani oleh satu institusi," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :