Pembangunan Rumah Lewat FLPP Sudah Capai 1,1 Juta Unit
Rabu, 31 Maret 2021 - 20:52 WIB
loading...
A
A
A
"Yang sudah terserap, sekitar Rp2,5 triliun sebanyak 21.000 unit rumah dengan target 157.500 unit rumah, itu belum termasuk rusun-rusun yang kita bangun melalui APBN," tutur dia.
Basuki menilai, intensitas pembangunan rumah tersebut akan disinergikan dengan program penggunaan kompor induksi atau listrik. Dengan begitu, dia menilai hal ini mampu mendorong penyerapan 50 persen cadangan energi listrik nasional.
"Jadi saya kira, kalau kita bisa bersinergi untuk menggunakan kompor induksi tadi. Jadi dengan pembangunan rumah yang massif ini, kalau berkomitmen dan seharusnya begitu, ini harus berkomitmen untuk bisa memanfaatkan kompor induksi dalam rangka menyerap 50 persen penyediaan energi PLN tadi," katanya.
Baca Juga: Orang Tua Terduga Teroris Tiba di RS Polri Kramat Jati
Saat ini Kementerian PUPR telah melakukan kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional, khususnya meningkatkan penggunaan kompor induksi di sektor rumah tangga untuk mengurangi impor LPG.
Basuki menilai, intensitas pembangunan rumah tersebut akan disinergikan dengan program penggunaan kompor induksi atau listrik. Dengan begitu, dia menilai hal ini mampu mendorong penyerapan 50 persen cadangan energi listrik nasional.
"Jadi saya kira, kalau kita bisa bersinergi untuk menggunakan kompor induksi tadi. Jadi dengan pembangunan rumah yang massif ini, kalau berkomitmen dan seharusnya begitu, ini harus berkomitmen untuk bisa memanfaatkan kompor induksi dalam rangka menyerap 50 persen penyediaan energi PLN tadi," katanya.
Baca Juga: Orang Tua Terduga Teroris Tiba di RS Polri Kramat Jati
Saat ini Kementerian PUPR telah melakukan kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional, khususnya meningkatkan penggunaan kompor induksi di sektor rumah tangga untuk mengurangi impor LPG.
(nng)
Lihat Juga :