Strategi Optimalisasi UU Cipta Kerja dalam Mendorong Akselerasi Investasi

Rabu, 31 Maret 2021 - 21:15 WIB
loading...
A A A
“Lewat UU Cipta Kerja pemerintah sebenarnya mempunyai tujuan besar untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam hal penciptaan kondisi perekonomian yang lebih kondusif. Harapannya, investor menjadi lebih tertarik menanamkan modalnya dan ekonomi kita bisa semakin terdorong untuk proses pemulihan di masa pandemi saat ini,” tuturnya.

Stabilisasi Ekonomi

Lebih lanjut, Wakil Dekan I FEB Universitas Sebelas Maret, Izza Mafruhah mengatakan, melalui berbagai kebijakan yang telah diberikan oleh pemerintah seperti vaksinasi, stimulus PEN dan sebagainya menunjukkan bahwa Indonesia telah berada pada tahap stabilisasi pemulihan ekonomi. Dimana masyarakat sudah mulai mampu melakukan berbagai aktivitas dengan menyesuaikan kondisi pandemi dengan protokol kesehatan.

“Rasa ketenangan dan kenyamanan masyarakat saat ini merupakan tahap stabiliasasi dari pemulihan ekonomi kita. Proses stabilisasi ini harus kita dukung, seperti larangan mudik dan PPKM yang diberlakukan sebenarnya ini adalah daya dorong yang dilakukan pemerintah agar stabilisasi ini berjalan dengan lancar, kalau sudah mulai stabil kemudian tidak dibatasi, maka akan menjadi bom kasus aktif lagi. Dan serangan kedua ini menurunkan kepercayaan diri dari pelaku usaha termasuk investor,” ujar Izza.

Oleh karena itu, kata Izza proses stabilisasi ini harus didukung oleh berbagai stakeholders. Ditambah, peta potensi ekonomi sudah sangat luar biasa disiapkan pemerintah. Termasuk, potensi SDA, SDM dan pembangunan infrastrukur. Terlebih Indonesia berada posisi ke lima dalam daya saing infrastruktur se-Asia.

Untuk diketahui, acara ini turut dihadiri secara daring oleh Rektor Universitas Sebelas Maret Jamal Wiwoho. Hadir sebagai narasumber yaitu Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Daerah Kota Surakarta.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved