Topang Produksi WK Mahakam, PHM Mulai Proses Sail Away Jacket Proyek JSN
Jum'at, 02 April 2021 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
"Produksi migas dari proyek ini kita harapkan mampu menopang produksi WK Mahakam. Pada saat produksi puncak, kontribusi dari ketiga anjungan ini diharapkan mencapai 120 MMSCFD," kata General Manager PHM Agus Amperianto dalam siaran pers, Jumat (2/4/2021).
Lebih lanjut Agus mengatakan, walau berlangsung di tengah pandemi Covid-19, secara umum kemajuan pekerjaan Proyek JSN masih sesuai target. Baca Juga: Bebaskan Kapal Ever Given, Otoritas Terusan Suez Habiskan Rp14,5 Triliun
Kepala Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas Luky A Yusgiantoro menyambut baik tercapainya kegiatan sail away jacket JML1 sebagai salah satu milestone utama untuk realisasi proyek JSN tersebut di tengah masa pandemi Covid-19. Kegiatan ini, tegas dia, merupakan upaya SKK Migas dan KKKS untuk mendukung pencapaian target produksi minyak 1 juta barel dan gas 12 miliar kaki kubik per hari pada 2030.
"Selanjutnya SKK Migas mendorong agar milestone berikutnya seperti sail away jacket untuk dua anjungan lepas pantai lainnya (WPS3 dan WPN4) bisa dicapai sesuai dengan tata waktu yang direncanakan, begitu juga dengan milestone terkait instalasi topside platform, hook-up dan pencapaian target Ready for Drilling (RFD) untuk ketiga anjungan di akhir 2021," tuturnya.
Proyek JSN diharapkan selesai pada kuartal IV/2021. Hingga tanggal 23 Maret 2021, proyek ini telah menghasilkan 1.248.800 jam kerja yang aman tanpa Lost Time Injury (LTI).
Lebih lanjut Agus mengatakan, walau berlangsung di tengah pandemi Covid-19, secara umum kemajuan pekerjaan Proyek JSN masih sesuai target. Baca Juga: Bebaskan Kapal Ever Given, Otoritas Terusan Suez Habiskan Rp14,5 Triliun
Kepala Divisi Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Fasilitas SKK Migas Luky A Yusgiantoro menyambut baik tercapainya kegiatan sail away jacket JML1 sebagai salah satu milestone utama untuk realisasi proyek JSN tersebut di tengah masa pandemi Covid-19. Kegiatan ini, tegas dia, merupakan upaya SKK Migas dan KKKS untuk mendukung pencapaian target produksi minyak 1 juta barel dan gas 12 miliar kaki kubik per hari pada 2030.
"Selanjutnya SKK Migas mendorong agar milestone berikutnya seperti sail away jacket untuk dua anjungan lepas pantai lainnya (WPS3 dan WPN4) bisa dicapai sesuai dengan tata waktu yang direncanakan, begitu juga dengan milestone terkait instalasi topside platform, hook-up dan pencapaian target Ready for Drilling (RFD) untuk ketiga anjungan di akhir 2021," tuturnya.
Proyek JSN diharapkan selesai pada kuartal IV/2021. Hingga tanggal 23 Maret 2021, proyek ini telah menghasilkan 1.248.800 jam kerja yang aman tanpa Lost Time Injury (LTI).
(fai)
Lihat Juga :