Accelerice Dorong Peningkatan Bisnis Startup Makanan dan Minuman
Jum'at, 02 April 2021 - 09:24 WIB
loading...
A
A
A
“Sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan industri makanan dan minuman di Indonesia, kami berusaha menjadi akselerator untuk membantu pengusaha dalam meningkatkan bisnisnya,” ujarnya, Jumat (2/4/2021).
Melalui FSIA, lanjut Charlotte, 10 startup terpilih menjalani program selama 3,5 bulan yang terbagi dalam empat tahap, yakni introduction (1 minggu), business deep dive with industry experts (10 minggu), general business coaching, market validation dan internal pitching (4 minggu), dengan puncak acara Demo Day (1 hari) yang sekaligus menjadi penutup rangkaian program FSIA 4.
Selain itu, peserta juga mendapatkan mentoring ekslusif yang dibawakan oleh sejumlah pakar dari perusahaan besar yang bergerak di bidang makanan dan minuman di Indonesia, seperti Nestlé Indonesia, Indofood, dan Mayora Group.
Baca juga: Makanan dan Minuman Dorong Inflasi Bulan Maret Capai 0,08%
Menteri Koperasi Teten Masduki mengatakan, UMKM di sektor makanan dan minuman memiliki potensi yang luar biasa untuk dapat membantu bangkitnya perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan bimbingan dari mentor yang tepat, agar dapat mengoptimalkan potensi bisnis yang ada.
“Melalui program Food Startup Indonesia Accelerator ini, kami berharap akan dapat membantu mempersiapkan para peserta UMKM makanan dan minuman terpilih untuk dapat beradaptasi, bertransformasi dalam situasi penuh tantangan pandemi ini. Juga, dapat dihubungkan dengan agregator/akselerator dalam ekosistem UMKM nasional untuk pemastian keberlanjutannya," tuturnya.
Melalui FSIA, lanjut Charlotte, 10 startup terpilih menjalani program selama 3,5 bulan yang terbagi dalam empat tahap, yakni introduction (1 minggu), business deep dive with industry experts (10 minggu), general business coaching, market validation dan internal pitching (4 minggu), dengan puncak acara Demo Day (1 hari) yang sekaligus menjadi penutup rangkaian program FSIA 4.
Selain itu, peserta juga mendapatkan mentoring ekslusif yang dibawakan oleh sejumlah pakar dari perusahaan besar yang bergerak di bidang makanan dan minuman di Indonesia, seperti Nestlé Indonesia, Indofood, dan Mayora Group.
Baca juga: Makanan dan Minuman Dorong Inflasi Bulan Maret Capai 0,08%
Menteri Koperasi Teten Masduki mengatakan, UMKM di sektor makanan dan minuman memiliki potensi yang luar biasa untuk dapat membantu bangkitnya perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan bimbingan dari mentor yang tepat, agar dapat mengoptimalkan potensi bisnis yang ada.
“Melalui program Food Startup Indonesia Accelerator ini, kami berharap akan dapat membantu mempersiapkan para peserta UMKM makanan dan minuman terpilih untuk dapat beradaptasi, bertransformasi dalam situasi penuh tantangan pandemi ini. Juga, dapat dihubungkan dengan agregator/akselerator dalam ekosistem UMKM nasional untuk pemastian keberlanjutannya," tuturnya.
Lihat Juga :