Makanan dan Minuman Dorong Inflasi Bulan Maret Capai 0,08%
Kamis, 01 April 2021 - 11:28 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Maret 2021 mencapai 0,08%. Dari 90 kota yang terdata IHK (indeks harga konsumen), 58 kota mengalami inflasi dan 32 kota mengalami deflasi. Adapun tingkat inflasi secara tahun kalender (month on month/mom) sebesar 0,44% sedangkan tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 1,37%.
Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS Setianto mengatakan, inflasi disebabkan oleh makanan dan minuman yang menyumbang 0,01%. "Diakibatkan makanan dan minuman serta tembakau yang mana cukup besar sebesar 0,01%," ujar Setianto dalam video virtual, Kamis (1/4/2021).
Baca juga: Tren Belanja Ramadan 2021: Konsumen Belanja lewat e-Wallet, Bayar Streaming, dan Pesan-Antar Makanan
Kata dia, inflasi tertinggi di Jayapura yang sebesar 1,07%. Sedangkan inflasi terendah di Tangerang dan Banjarmasin yang menyumbang 0,01%. Lalu, deflasi tertinggi di Baubau dan terendah terjadi di Palopo. "Deflasi tertinggi di Baubau yang sebesar minus 0,99% lalu deflasi terendah pada Palopo minus 0,01%," jelasnya.
Baca juga: Hari Ini Harga Emas Naik Ceban, Awas April Mop!
Dia menambahkan, inflasi secara bulanan masih cukup rendah. Hal ini dikarenakan pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat. "Inflasi secara bulanan masih rendah. Dan kelompok makanan yang paling tinggi penyumbang inflasinya," tandasnya.
Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS Setianto mengatakan, inflasi disebabkan oleh makanan dan minuman yang menyumbang 0,01%. "Diakibatkan makanan dan minuman serta tembakau yang mana cukup besar sebesar 0,01%," ujar Setianto dalam video virtual, Kamis (1/4/2021).
Baca juga: Tren Belanja Ramadan 2021: Konsumen Belanja lewat e-Wallet, Bayar Streaming, dan Pesan-Antar Makanan
Kata dia, inflasi tertinggi di Jayapura yang sebesar 1,07%. Sedangkan inflasi terendah di Tangerang dan Banjarmasin yang menyumbang 0,01%. Lalu, deflasi tertinggi di Baubau dan terendah terjadi di Palopo. "Deflasi tertinggi di Baubau yang sebesar minus 0,99% lalu deflasi terendah pada Palopo minus 0,01%," jelasnya.
Baca juga: Hari Ini Harga Emas Naik Ceban, Awas April Mop!
Dia menambahkan, inflasi secara bulanan masih cukup rendah. Hal ini dikarenakan pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat. "Inflasi secara bulanan masih rendah. Dan kelompok makanan yang paling tinggi penyumbang inflasinya," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :