Atta-Aurel Gelar Resepsi Mewah di Masa Pandemi, Praktisi: Biayanya Bisa Bengkak 40%
Sabtu, 03 April 2021 - 19:06 WIB
loading...
Foto/Tangkapanlayar RCTI
A
A
A
JAKARTA - Pernikahan akbar Atta Halilintar Aurel Hermansyah yang dilangsungkan di Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta Selatan, akan dihadiri Presiden Joko Widodo , Iriana Jokowi, Prabowo Subianto, dan Bambang Soesatyo. Acaranya disiarkan langsung oleh RCTI dan secara streaming di RCTI+.
Berbagai tamu VVIP yang datang tentu sangat menantang pada pesta perkawinan di masa pandemi saat ini, khususnya di DKI Jakarta. Karena itu harus diakui ini adalah event yang tidak sembarangan. "Acara sebesar ini hanya mungkin dilakukan oleh Atta dan Aurel. Apalagi di masa pandemi ini, tidak mungkin banyak dilakukan orang," ujar Yesy Wahyuningtyas, praktisi event planner, Sabtu (3/4/2021). ( Baca juga:Ini Ungkapan Bahagia Aurel Hermansyah Usai Dipersunting Atta )
Secara teknis penyelenggaraan event di masa pandemi harus disiasati. Mulai dari penanganan tamu saat makan secara a la carte, bukannya buffet seperti saat normal. Berikutnya juga harus diberlakukan penjadwalan, alias shifting tamu demi menjaga protokol kesehatan tetap terjaga.
"Tidak bisa berbarengan agar protokol kesehatan terjaga. Yang mau diundang banyak, tapi kondisi sedang pandemi. Pasti tidak mudah membuat pesta besar-besaran saat pandemi ini," lanjutnya.
Secara biaya juga pasti berdampak. Dia memperkirakan bisa ada kenaikan hingga 40% secara total. Porsi kenaikan untuk kebutuhan seluruh SDM yang bertugas. Konsep royal wedding minimal membutuhkan 100 orang yang harus bertugas.
"Bisnis hotel kan sekarang SDM banyak dikurangi," sebutnya. ( Baca juga:China Desak AS Hentikan Komunikasi Resmi dengan Taiwan )
Jangan lupakan juga semua keluarga setidaknya harus swab antigen dulu. "Tidak semua hotel sekarang punya SDM cukup dan sistem yang cukup oke buat kasih premium hospitality seperti Raffles sekarang. Bisa jadi hanya Raffles yang menyanggupi," terangnya.
Berbagai tamu VVIP yang datang tentu sangat menantang pada pesta perkawinan di masa pandemi saat ini, khususnya di DKI Jakarta. Karena itu harus diakui ini adalah event yang tidak sembarangan. "Acara sebesar ini hanya mungkin dilakukan oleh Atta dan Aurel. Apalagi di masa pandemi ini, tidak mungkin banyak dilakukan orang," ujar Yesy Wahyuningtyas, praktisi event planner, Sabtu (3/4/2021). ( Baca juga:Ini Ungkapan Bahagia Aurel Hermansyah Usai Dipersunting Atta )
Secara teknis penyelenggaraan event di masa pandemi harus disiasati. Mulai dari penanganan tamu saat makan secara a la carte, bukannya buffet seperti saat normal. Berikutnya juga harus diberlakukan penjadwalan, alias shifting tamu demi menjaga protokol kesehatan tetap terjaga.
"Tidak bisa berbarengan agar protokol kesehatan terjaga. Yang mau diundang banyak, tapi kondisi sedang pandemi. Pasti tidak mudah membuat pesta besar-besaran saat pandemi ini," lanjutnya.
Secara biaya juga pasti berdampak. Dia memperkirakan bisa ada kenaikan hingga 40% secara total. Porsi kenaikan untuk kebutuhan seluruh SDM yang bertugas. Konsep royal wedding minimal membutuhkan 100 orang yang harus bertugas.
"Bisnis hotel kan sekarang SDM banyak dikurangi," sebutnya. ( Baca juga:China Desak AS Hentikan Komunikasi Resmi dengan Taiwan )
Jangan lupakan juga semua keluarga setidaknya harus swab antigen dulu. "Tidak semua hotel sekarang punya SDM cukup dan sistem yang cukup oke buat kasih premium hospitality seperti Raffles sekarang. Bisa jadi hanya Raffles yang menyanggupi," terangnya.
(uka)
Lihat Juga :