Peringati HUT ke-9, Pupuk Indonesia Beberkan Rencana Bangun Pabrik di Papua

Sabtu, 03 April 2021 - 20:40 WIB
loading...
Peringati HUT ke-9,...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Memperingati hari ulang tahun ke-9, Pupuk Indonesia berkomitmen mendukung pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional , terlebih di tengah pandemi Covid-19. Salah satu upaya untuk itu Pupuk Indonesia mengakselerasi program transformasi bisnis.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman menyatakan bahwa proses transformasi bisnis pada awal tahun ini dapat terlihat dari upaya perusahaan yang telah menerapkan kebijakan sentralisasi. ( Baca juga:Kena Diskon PPnBM, Harga Innova dan Fortuner Turun Lumayan )

“Kunci transformasi adalah adanya rasa memiliki di seluruh Pupuk Indonesia Group sehingga semua menjadi satu dengan pemikiran bahwa bila Pupuk Indonesia maju, maka semua anak perusahaan juga akan maju,” ujar Bakir.

Sebagai BUMN, Pupuk Indonesia memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pupuk nasional, khususnya pupuk bersubsidi sesuai alokasi pemerintah.

Bakir menambahkan bahwa masih adanya kekurangan kapasitas produksi pupuk nasional dalam memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan, baik sektor pangan maupun pertanian. Oleh karena itu Pupuk Indonesia berencana membangun sejumlah proyek baru guna menambah kapasitas produksi pupuk nasional.

Salah satunya adalah rencana pembangunan pabrik Pusri 3B di Palembang serta proyek petrokimia di kawasan Bintuni, Papua. “Pengembangan Kawasan Bintuni ini menjadi salah satu kontribusi perusahaan dalam pengembangan Kawasan Indonesia Timur,” ujar Bakir.

Lebih lanjut Bakir mengapresiasi para stakeholder yang telah membantu sehingga harga gas untuk proyek di Bintuni ini bisa kompetitif. “Proyek ini nantinya akan dijalankan oleh anak perusahaan, yaitu Pupuk Kaltim,” tambahnya.

Lebih lanjut Bakir menyebutkan bahwa Pupuk Indonesia harus membuktikan bahwa pupuk sebagai salah satu input pertanian sangat berperan dalam memajukan sektor pertanian nasional. Oleh karena itu, saat ini Pupuk Indonesia sedang gencarmendorong pengenalan produk-produk retail kepada petani.

Salah satu inisiatif yang dikenalkan oleh Pupuk Indonesia adalah Program Agro Solution. Program ini adalah pendampingan kepada petani baik secara on farm maupun off farm untuk memberikan jaminan input, kawalan budidaya, teknologi pertanian, jaminan pembelian hasil panen (off taker), dan asuransi.

“Program Agro Solution telah dijalankan oleh seluruh anak perusahaan,” kata Bakir.

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan produktivitas. Namun, peningkatan produktivitas tentunya bukan semata-mata menjadi tugas utama Pupuk Indonesia, tapi harus melibatkan multi stakeholder. Hal ini yang menjadi salah satu konsep program Agro Solution, yaitu dengan melibatkan banyak pihak, termasuk perbankan, asuransi, offtaker BUMN maupun swasta, serta penerintah daerah, dan petugas PPL.

Tema “Agrosolusi Untuk Indonesia” yang diusung dalam ulang tahun ini juga menjadi komitmen perusahaan untuk menjadi lebih customer centric, mampu mengikuti trend teknologi serta memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Ke depan kami akan memfokuskan program retail management guna memperkenalkan produk-produk non-subsidi kepada petani,” kata Bakir.

Hal Ini menjadi penting karena tidak semua kebutuhan petani tercukupi dari pupuk subsidi, maka produk-produk retail ini nantinya akan menjadi kunci dalam peningkatan produktivitas pertanian nasional. ( Baca juga:Anies dan Istri Kunjungi Taman Anggrek Ragunan, Netizen: Keren Amat Sih Bapak ma Ibu )

Selain hal di atas, digitalisasi di perusahaan juga telah berjalan dengan baik dengan telah diterapkan dalam berbaga aspek operasional perusahaan. Bakir juga menekankan pentingnya efisiensi dalam meningkatkan daya saing perusahaan ke depan.

“Dan semua ini didukung juga oleh penerapan budaya Akhlak sesuai amanah Kementerian BUMN,” tutupnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Rekomendasi
AEF/MANTENA Cup 2026...
AEF/MANTENA Cup 2026 Dorong Prestasi Berkuda dan Sport Tourism Indonesia
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved