Batik Air Ditabrak Minibus di Bandara Soetta, Alvin Lie: Pengawasannya Lemah!

Minggu, 04 April 2021 - 16:00 WIB
loading...
Batik Air Ditabrak Minibus...
Batik Air menabrak minibus pengangkut penumpang business class di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (3/4/2021). FOTO/Instagram
A A A
JAKARTA - Insiden kecelakaan di dunia penerbangan kembali terjadi. Pesawat Batik Air menabrak mobil Ground Handling Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) , Tangerang, Banten.

Informasi tersebut disampaikan oleh pengamat transportasi dan kebijakan publik, Agus Pambagio, melalui akun Instagram-nya pada, Sabtu(3/4). Dalam postingannya, Agus menuliskan adanya kecerobohan mobil Ground Handling sehingga menabrak depan pesawat Airbus Neo A 320.

Baca Juga: Shuttle Bus Lion Group Ciuman Mesra di Moncong Batik Air

Pemerhati Penerbangan Alvin Lie pun memberikan tanggapannya atas insiden tersebut. Dia memperhatikan dari foto-foto yang beredar, pesawat berada dalam kondisi berhenti sempurna di garis parkir di Apron dan tidak ada garbarata.

"Kedua, posisi minibus yang biasa untuk mengangkut kru atau penumpang business class itu posisinya 45 derajat ketika menabrak moncong pesawat. Itu bukan posisi arah yang normal bagi pergerakan mobil di sisi udara atau airside," ucap Alvin kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta, Minggu (4/4/2021).

Dia mengatakan, ketika akan menurunkan atau mengangkut penumpang, seharusnya posisi minibus tidak 45 derajat seperti itu. Posisinya harus sejajar dengan pesawat atau 90 derajat, sementara posisi minibus di depan pesawat menghadap arah lain.

"Kemungkinan, pertama pengemudi itu tidak dalam kondisi normal. Mungkin ngantuk, mungkin pikirannya tidak normal atau ada masalah, dan tidak disiplin pasti karena itu bukan posisi normal. Mungkin pengemudi juga tergesa-gesa menurunkan atau mengangkut penumpang dan mencoba mendekatkan mobil ke pesawat walaupun itu tidak dalam posisi yang seharusnya," jelas Alvin.

Baca Juga: Fakta-Fakta Menarik yang Tersaji di Pernikahan Atta-Aurel, dari Dekorasi hingga Kehadiran Tokoh Penting

Lalu, dia juga mempertanyakan apakah kondisi pengemudi bugar atau tidak. Hal ini perlu dilihat sudah berapa jam pengemudi ini bekerja dalam satu hari itu karena peristiwa ini terjadi pada pukul 17.30 WIB.

"Perlu dicek juga apakah pengemudi tersebut mempunyai sertifikasi untuk mengemudi di sisi udara. Sebab yang memiliki sertifikasi seharusnya tahu apa yang boleh dan tidak boleh. Terakhir, juga dicek apakah kondisi rem dari mobil tersebut berfungsi dengan baik atau tidak. ini semua mencerminkan ada kelemahan dalam pengawasan dari internal Batik Air maupun otoritas bandara terhadap pergerakan pengemudi dan mobil di sisi udara," pungkas Alvin.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alvin Lie Sebut Pesawat...
Alvin Lie Sebut Pesawat Tua Bukan Berarti Tidak Aman, Ini Penjelasannya
Beban Biaya Perawatan...
Beban Biaya Perawatan Tinggi, Jumlah Pesawat Beroperasi di RI Kian Menyusut
Pelita Air Hadirkan...
Pelita Air Hadirkan Pengalaman Belanja Produk UMKM di Dalam Pesawat
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Insiden Pesawat di Nunukan,...
Insiden Pesawat di Nunukan, Pertamina Siapkan Armada Pengganti Amankan Pasokan BBM
Masalah Keamanan, Raksasa...
Masalah Keamanan, Raksasa Pabrikan Pesawat Dunia Bakal Tinggalkan Google?
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rekomendasi
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved