Perbankan Syariah Tumbuh Positif di Tengah Pandemi, OJK: Ini Menggembirakan

Senin, 05 April 2021 - 23:00 WIB
loading...
Perbankan Syariah Tumbuh...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia dikenal sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Sehingga, Indonesia diakui memiliki potensi dalam mengembangkan industri keuangan khususnya perbankan syariah.

Direktur Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Deden Firman Hendarsyah menuturkan, di tengah pandemi perbankan syariah di Indonesia masih bisa bertumbuh positif. Menurutnya, hal ini tentu menjadi suatu yang menggembirakan.

Baca Juga: Wapres: Dunia Mengakui Ekonomi dan Keuangan Syariah RI Berkembang Pesat

“Contohnya kita ambil pertumbuhan pembiayaan, itu bisa tumbuh di angka 8,08%. Dan di Januari ini yoy-nya juga tumbuh 8,17%. Tentu ini suatu hal yang menggembirakan di saat kita tahu bahwa di tahun pandemi di akhir tahun lalu industri perbankan nasional pertumbuhannya agak terhambat,” tuturnya dalam acara IDX Channel Sharia Fair 2021, Senin (5/4/2021).

Lanjutnya, market share atau pangsa pasar perbankan syariah Indonesia sampai akhir Desember 2020 tercatat berada di angka 6,51%. Dan di Januari 2021 terjadi kenaikan, yaitu berada di angka 6,55%.

Baca Juga: RI Pasar Potensial Ekonomi dan Keuangan Syariah, Wapres: Kelas Menengah Muslim Membesar

Sementara itu, kata Deden, dengan kondisi saat ini yang memiliki aset sekitar Rp600 triliun dan dana pihak ketiga sebesar Rp473 triliun, diharapkan perbankan syariah ke depan akan terus bisa mempertahankan pertumbuhan yang positif ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
GP Ansor Siap Jadi Motor...
GP Ansor Siap Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Syariah dan UMKM
Gelar Rakernas 2025,...
Gelar Rakernas 2025, Perbarindo Siap Bersinergi Menyalurkan Dana Rp200 Triliun
Perkuat Ekosistem Keuangan...
Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah di Indonesia, Askrindo Syariah Gandeng Mitra Strategis
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Refleksi Muharram: Membangun...
Refleksi Muharram: Membangun Ekonomi Syariah Indonesia
Rekomendasi
Klasemen Peringkat Tiga...
Klasemen Peringkat Tiga Terbaik Piala Dunia 2026: Ekuador Lolos 32 Besar
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Berita Terkini
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved