Pertamina Belum Tentukan Besaran Santunan buat Warga Tedampak Kilang Balongan

loading...
Pertamina Belum Tentukan Besaran Santunan buat Warga Tedampak Kilang Balongan
Foto/SINDOnews
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat sebanyak 890 warga yang terdampak akibat insiden kebakaran di Kilang Balongan , Indramayu, Jawa Barat, yang terjadi pada Senin (29/3), pukul 00.45 WIB. ( Baca juga:Investigasi Kebakaran Kilang Balongan, Dirut Pertamina: Jika Sudah Aman Baru Masuk )

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, 890 warga tersebut terdiri dari 252 kepala keluarga (KK), 305 anak-anak di bawah 18 tahun, dan 54 orang berusia di atas 60 tahun. Jumlah warga laki-laki sebanyak 446 orang dan perempuan sebanyak 444 orang.

"Ini data dari masyarakat di pengungsian. Banyak yang siang mereka di sana, kemudian malam kembali ke tempat tinggal. Ini yang tercatat di kita sore hari ini," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Senin (5/4/2021).

Nicke menuturkan, untuk korban yang mengalami luka bakar saat ini sejumlah 35 orang yang terdiri dari 25 orang mengalami luka bakar ringan. Saat ini sudah diobati dan kembali ke rumahnya masing-masing, namun masih dilanjutkan dengan trauma healing.

Sementara empat orang luka dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balongan dan enam orang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta. "Kondisi korban stabil. Kami mendapat laporan setiap hari dari tim dokter dan ini kita lakukan secara ketat juga," jelasnya.



Terkait santunan, lanjut Nicke, pihaknya belum menetapkan besarannya namun Pertamina menegaskan akan bertanggung jawab dan memberikan santunan kepada warga yang terdampak. ( Baca juga:Sempat Dikira Karung, Ternyata Mayat Warga Blitar di Bawah Sengon )

"Pastinya akan kami lakukan. Fokus kami adalah penanganan sampai dengan sembuh dan juga trauma healing kami lakukan," tandasnya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top