Pertamina Belum Tentukan Besaran Santunan buat Warga Tedampak Kilang Balongan

Senin, 05 April 2021 - 21:39 WIB
loading...
Pertamina Belum Tentukan...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat sebanyak 890 warga yang terdampak akibat insiden kebakaran di Kilang Balongan , Indramayu, Jawa Barat, yang terjadi pada Senin (29/3), pukul 00.45 WIB. ( Baca juga:Investigasi Kebakaran Kilang Balongan, Dirut Pertamina: Jika Sudah Aman Baru Masuk )

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, 890 warga tersebut terdiri dari 252 kepala keluarga (KK), 305 anak-anak di bawah 18 tahun, dan 54 orang berusia di atas 60 tahun. Jumlah warga laki-laki sebanyak 446 orang dan perempuan sebanyak 444 orang.

"Ini data dari masyarakat di pengungsian. Banyak yang siang mereka di sana, kemudian malam kembali ke tempat tinggal. Ini yang tercatat di kita sore hari ini," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Senin (5/4/2021).

Nicke menuturkan, untuk korban yang mengalami luka bakar saat ini sejumlah 35 orang yang terdiri dari 25 orang mengalami luka bakar ringan. Saat ini sudah diobati dan kembali ke rumahnya masing-masing, namun masih dilanjutkan dengan trauma healing.

Sementara empat orang luka dirawat di Rumah Sakit Pertamina Balongan dan enam orang dirawat di Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta. "Kondisi korban stabil. Kami mendapat laporan setiap hari dari tim dokter dan ini kita lakukan secara ketat juga," jelasnya.

Terkait santunan, lanjut Nicke, pihaknya belum menetapkan besarannya namun Pertamina menegaskan akan bertanggung jawab dan memberikan santunan kepada warga yang terdampak. ( Baca juga:Sempat Dikira Karung, Ternyata Mayat Warga Blitar di Bawah Sengon )

"Pastinya akan kami lakukan. Fokus kami adalah penanganan sampai dengan sembuh dan juga trauma healing kami lakukan," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Kebakaran Pasar Jiung...
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 250 Bangunan Hangus dan 500 Jiwa Terdampak
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Gaji PPPK Lulusan SMA...
Gaji PPPK Lulusan SMA 2025, Cek Besaran dan Tunjangannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved