Batas Pinjaman KUR Dinaikkan, Menteri Teten: Biar UMKM Cepat Naik Kelas

Rabu, 07 April 2021 - 12:04 WIB
loading...
Batas Pinjaman KUR Dinaikkan,...
Ditingkatkannya plafon pinjaman KUR diyakini akan mempercepat UMKM naik kelas. Fpto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah menaikkan ambang batas pinjaman tanpa jaminan di Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi Rp100 juta, dari sebelumnya Rp50 juta. Menteri UKM dan Koperasi Teten Masduki menjelaskan, batas pinjaman tanpa jaminan dinaikkan agar program pemerintah untuk mendorong UMKM naik kelas bisa terealisasi.

"Setelah 6 tahun kita amati, ternyata untuk membuat UMKM naik kelas dari mikro ke kecil dan dari kecil ke menengah itu tidak mudah, bahkan bisa dikatakan kita gagal mendorong UMKM untuk naik kelas,” ujar Teten kepada Radio MNC Trijaya, Selasa, (6/4/2021). Baca Juga: Plafon KUR Naik, Yang Untung UKM atau Konglomerasi?

Teten juga menjelaskan, struktur ekonomi Indonesia saat ini mayoritas diisi oleh usaha mikro yang presentasenya mencapai 99%.
"Saat ini, model pembiayaan untuk usaha mikro sudah banyak di Indonesia, tetapi ada kekosongan (model pembiayaan) setelah para usaha mikro ini bertahan dan ingin naik kelas menjadi usaha kecil maupun menengah, karena tidak bisa otomatis mengajukan kredit komersil," jelasnya. Alasan itulah yang membuat pemerintah memperlebar batas pinjaman dengan bunga yang kompetitif sekitar 6%.

Di kesempatan yang sama, salah satu pelaku UMKM dengan merek dagang Du Anyam, Hanna Keraf menjelaskan untuk level grassroot atau di desa-desa di Indonesia, peran UMKM sangat vital. Baca Juga: Mudik Lebaran, Kendaraan Masuk Jawa Tengah Harus Kantongi Izin Gubernur

"Untuk pemerataan ekonomi dan pembangunan di seluruh Indonesia. Kebijakan pemerintah memang menjadi kunci, tetapi jika berbicara untuk ekonomi level grassroot atau di desa-desa, peran UMKM justru menjadi kunci untuk memajukan ekonomi di desa-desa, karena UMKM ini kemudian membantu para perajin ataupun petani memberikan akses pasar untuk produk-produk mereka," ujarnya.

Hanna mengatakan pertumbuhan UMKM di desa-desa sangat signifikan. Namun sejak pandemi Covid-19, pelaku UMKM dituntut untuk bisa beradaptasi dengan digitalisasi.

"Dan juga tantangan bagi pelaku UMKM di daerah luar Jawa untuk memanfaatkan pasar lokal agar mampu menyerap produk yang mereka hasilkan. Karena para pelaku UMKM di luar Jawa masih banyak yang melihat pulau Jawa adalah pasar akhir dari produk-produk UMKM, itu yang sangat disayangkan. Padahal destinasi wisata di Indonesia tidak hanya ada di pulau Jawa. Masih banyak destinasi wisata di luar pulau jawa yang bisa menjadi akses pasar bagi mereka, contohnya seperti Labuan Bajo," tutup Hanna.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Berita Terkini
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Program Tabungan Dahsyat...
Program Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank Perkuat Loyalitas Nasabah
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved