Pengusaha Pesantren Minta Aturan Menperin Soal Gula Rafinasi Dicabut

Rabu, 07 April 2021 - 18:26 WIB
loading...
Pengusaha Pesantren...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Asosiasi Pesantren Entrepreneur Indonesia (APEI) KH. Muhammad Zakki meminta kepada pemerintah agar mencabut Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 3 Tahun 2021. Pasalnya, Permenperin tersebut telah merugikan industri makanan minuman (mamin) dan UMKM di Jawa Timur. ( Baca juga:Ada Kartel dalam Distribusi Gula Rafinasi, Ini Pemicunya )

"Yang jadi pemicunya itu Permenperin No. 3 Tahun 2021. Kalau mau selesai, permenperin ini harus dikaji terlebih dahulu" kata Zakki dalam diskusi Kebijakan Impor Gula dan Nasib Industri Makanan dan Minuman Jawa Timur secara virtual, Rabu (7/4/2021).

Ia menjelaskan bahwa saat ini di Jawa Timur sama sekali tidak ada suplai gula rafinasi. Padahal, di Jawa Timur banyak sekali pelaku usaha dan UMKM yang membutuhkan gula rafinasi.

"Kondisi itu berdampak pada usaha kecil menengah UMKM yang sudah mulai pada runtuh, dan industri makanan dan minuman yang ada di Jawa Timur hampir semuanya mengalami kesulitan untuk supply," jelasnya.

Sekedar informasi, dalam Permenperin No. 3 Tahun 2021 yang mempersyaratkan izin impor hanya diberikan kepada industri gula yang izin usahanya terbit sebelum 25 Mei 2010. Sementara itu, industri gula dan mamin di Jawa timur berdiri setelah 2010.

Zakki menilai Permenperin Nomor Tahun 2021 ini terkesan dipaksakan. Terlebih hal ini bertentangan dengan cita-cita Presiden Joko Widodo yang menargetkan pemulihan ekonomi.

"Kita lihat pemerintah kurang sensitif, sebab ini mendekati Ramadan dan Idul Fitri. Momen ini adalah momen untuk bisa bertahan di tengah pandemi, tapi momen ini sudah lewat," tandasnya. ( Baca juga:Biadab! Siswi Kelas 5 SD di Kelapa Gading Dijajakan Mucikari via MiChat )

Untuk itu, Zakki meminta agar Permenperin No. 3 Tahun 2021 tentang Jaminan Ketersediaan Bahan Baku Industri Gula dalam rangka Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional untuk dicabut.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
IDX Jawa Timur dan MNC...
IDX Jawa Timur dan MNC Asset Management Gelar Sekolah Pasar Modal Reksa Dana
MNC Asset dan Bank Neo...
MNC Asset dan Bank Neo Commerce Gelar Seminar Investasi di Malang Bertajuk 'Strategic Outlook: Preserving & Growing Wealth in Volatile Markets'
GAPMMI Dukung Langkah...
GAPMMI Dukung Langkah Menperin Amankan Bahan Baku Kemasan
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Cek Jadwal dan Kuota...
Cek Jadwal dan Kuota Jalur Prestasi SPMB Jatim 2026, Ada Golden Ticket
Rekomendasi
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved