Summarecon Bidik Dana Right Issue Rp1,5 Triliun

loading...
Summarecon Bidik Dana Right Issue Rp1,5 Triliun
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) telah menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dengan agenda persetujuan atas penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (“HMETD”) kepada para pemegang saham yang akan dilakukan oleh perseroan melalui mekanisme penawaran umum terbatas kedua (“PUT II”). ( Baca juga:Saratoga Investama Sedaya Gelar RUPST dan RUPSLB Bersamaan 28 April, Intip Bahas Apa Saja )

Jumlah dana yang ditargetkan perseroan dari PUT II ini sebanyak-banyaknya sebesar Rp1,5 triliun dengan harga pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian. Dalam hal ini pemegang saham mayoritas SMRA telah menyatakan akan ikut mengeksekusi haknya.

Presiden Direktur Summarecon Adrianto P. Adhi mengatakan, perseroan berencana akan menggunakan dana dari rights issue ini untuk memperkuat struktur permodalan, pembayaran utang, dan modal kerja untuk mempercepat pengembangan usaha perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak.

“Rights issue ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perseroan, sehingga dapat menambah kemampuan untuk meningkatkan kegiatan usaha, kinerja dan daya saing perseroan. Dengan meningkatnya kinerja dan daya saing perseroan, diharapkan pula dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham perseroan," ujar Presiden Direktur Summarecon Adrianto P. Adhi di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Summarecon memandang optimistis pertumbuhan pasar properti di Tanah Air. Dengan berbagai dukungan dari regulasi pemerintah, turunnya angka penularan Covid-19 yang disertai kegiatan vaksinasi massal akan mendukung pemulihan penjualan properti secara bertahap. ( Baca juga:Lagi Akses Jalan Umum Ditembok Ahli Waris, Camat: Kita Sudah Tempuh Berbagai Cara )



Dengan demikian, kinerja perseroan di masa mendatang juga akan semakin meningkat seiring dengan berkembangnya skala usaha perseroan, melalui pengembangan produk-produknya yang inovatif dan berkualitas yang akan meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi seluruh stakeholder.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top