Lutfi Ungkap Tren Perdagangan Indonesia dan Dunia di Masa Depan
Kamis, 08 April 2021 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
Contohnya, imbuh Lutfi, industri otomotif yang datang berinvestasi pada tahun 2010. Hal itu saat ini membuat sektor otomotif sebagai primadona ekspor non-migas kita. ( Baca juga:Kebakaran di Pasar Kambing Tanah Abang Padam, Api Diduga dari Korsleting Listrik )
"Tahun 2020 ekspor otomotif mencapai USD6,6 miliar, ini primadona Indonesia karena tidak lagi menjual barang mentah tetapi menjual barang industri berteknologi tinggi," ungkapnya.
Tak hanya itu, ada juga nikel. Pada 2020 lalu Indonesia menjadi negara terbesar kedua dunia produsen stainless steel setelah China. Ini pencapaian yang luar biasa karena dalam waktu singkat Indonesia berhasil menjadi negara terbesar penghasil stainless steel, karena Indonesia memiliki nikel yang luar biasa banyaknya.
"Ini adalah bagian hilirisasi dari komoditas dasar kita. Ekspor stainless steel pada tahun lalu berhasil memangkas separuh dari defisit neraca perdagangan kita dengan China. Inilah tren-tren yang akan terjadi pada perdagangan kita nanti," tandasnya.
"Tahun 2020 ekspor otomotif mencapai USD6,6 miliar, ini primadona Indonesia karena tidak lagi menjual barang mentah tetapi menjual barang industri berteknologi tinggi," ungkapnya.
Tak hanya itu, ada juga nikel. Pada 2020 lalu Indonesia menjadi negara terbesar kedua dunia produsen stainless steel setelah China. Ini pencapaian yang luar biasa karena dalam waktu singkat Indonesia berhasil menjadi negara terbesar penghasil stainless steel, karena Indonesia memiliki nikel yang luar biasa banyaknya.
"Ini adalah bagian hilirisasi dari komoditas dasar kita. Ekspor stainless steel pada tahun lalu berhasil memangkas separuh dari defisit neraca perdagangan kita dengan China. Inilah tren-tren yang akan terjadi pada perdagangan kita nanti," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :