Begini Model Bukit Algoritma, Silicon Valley Indonesia

Kamis, 08 April 2021 - 23:03 WIB
loading...
Begini Model Bukit Algoritma,...
Ilustrasi. FOTO/Instagram
A A A
JAKARTA - BUMN sektor konstruksi, PT Amarta Karya (Persero) atau Amka, resmi ditunjuk sebagai kontraktor pengerjaan proyek industri riset dan teknologi 4.0. Penunjukan dilakukan dalam penandatanganan kerja sama antara Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko dan PT Bintang Raya Lokalestari.

Industri tersebut serupa Silicon Valley di California, Amerika Serikat. Budiman Sudjatmiko menyebut, pembangunan industri dilakukan di atas lahan seluas 888 hektare (ha). Adapun nilai investasi yang disiapkan mencapai Rp18 triliun.

"Kami dari KSO Bintang Raya yang saya pimpin memberikan mandat mandat kepada BUMN Amarta Karya untuk jadi kontraktor mengerjakan proyek untuk tanah yang dimiliki oleh PT Bintang Raya seluas 880 hektar untuk dikelola jadi kawasan industri riset teknologi," ujar Budiman saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: Korlantas Polri Siapkan 333 Titik Penyekatan Pelarangan Mudik Lebaran

Pembangunan industri riset dan teknologi itu dilakukan di Sukabumi, Jawa Barat. Di kawasan itulah sains dan dan teknologi disatukan. Budiman mengatakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah anak mudah Indonesia dan para pensiunan akademisi bergelar profesor untuk terlibat dalam riset.

Dalam skemanya, teknologi yang menjadi basis riset, dimana, KSO dan Bintang Raya fokus pada teknologi informasi, nanoteknologi, teknologi kuantum, dan teknologi penyimpanan energi.

Para peneliti baik profesor, peneliti asing, dan anak mudah diarahkan untuk mengembangkan riset yang memiliki nilai keekonomian. Dengan kata lain, hasil riset akan menjadi hak paten peneliti.

"Ada juga para profesor yang sudah senior yang sudah pensiun yang masih tajam pikirannya dan masih ingin mengembangkan risetnya kita tampung untuk kita fasilitasi untuk menjadikan produk riset mereka menghasilkan hak paten untuk mengegembangkan ekonomi berbasis pengetahuan," kata dia.

Sementara untuk tahap pengerjaan, pada tahap awal pembangunan akan dilakukan selama 3 tahun. Sementara tahap dua, juga ditargetkan memakan waktu 3 tahun. "Untuk pengerjaan tahap pertama selama 3 tahun. Nanti ada tahap kedua 3 tahun, setelah itu 5 tahun pada tahap prngembangannya. Investasi ini dari berbagai macam pihak," tutur Budiman.

Baca Juga: Imbas Larangan Mudik, TKI Diimbau Tidak Pulang Kampung Dulu

Untuk memperluas nilai investasi, KSO dan Bintang Raya juga mendorong BUMDes untuk menjadi investor dalam industri riset dan teknologi. Dengan begitu, dalam bisnis itu tidak saja perusahaan besar yang terlibat, namun juga BUMDes.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved