Imbas Larangan Mudik, TKI Diimbau Tidak Pulang Kampung Dulu

Kamis, 08 April 2021 - 21:32 WIB
loading...
Imbas Larangan Mudik,...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan melarang seluruh moda transportasi untuk beroperasi menyusul adanya larangan mudik lebaran. Seluruh moda transportasi termasuk laut dilarang untuk beroperasi pada periode 6 hingga 17 Mei 2021.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H Purnomo mengatakan, para pekerja migran diminta untuk tidak pulang ke Indonesia terlebih dahulu. Mengingat, pemerintah sudah memutuskan untuk melarang mudik dan seluruh moda transportasi termasuk laut dilarang untuk beroperasi. "Untuk pekerja imigran pun dihimbau untuk tetap tidak datang ke Indonesia," ujarnya dalam acara konferensi pers virtual, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: Resmi! Semua Moda Transportasi Dilarang Operasi 6-17 Mei 2021

Meskipun begitu lanjut Agus, pihaknya tetap menyiapkan beberapa transportasi untuk mengangkut pekerja dalam kondisi darurat. Misalnya saja ketika ada pergantian anak buah kapal (ABK). "Namun kami akan tetap menyiapkan kalau itu dalam kondisi darurat. Termasuk kalau ada pergantian ABK kapal, ini biasanya tak bisa dihindari, jadi kami tetap siapkan," jelasnya.

Agus menambahkan, meskipun ada larangan mudik ada beberapa pengecualian moda transportasi laut yang diperbolehkan untuk beroperasi. Salah satunya adalah untuk kapal-kapal yang akan membawa barang atau logistik. "Tentu semua kapal kargo tetap berjalan normal dan tidak ada kendala pada periode tersebut," ucapnya.

Baca Juga: Mobil Pribadi Dilarang Mudik, Ini Aturannya!

Selain itu, ada beberapa kelompok masyarakat juga yang diperbolehkan untuk melakukan perjalanan ke luar kota. Misalnya untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga petugas medis, maupun TNI Polri yang ada tugas di luar kota juga akan tetap difasilitasi. "Kemudian untuk angkutan-angkutan khusus yang melayani satu kecamatan, kabupaten, provinsi tetap bisa berjalan. Disampaikan juga tadi untuk TNI, Polri, ASN, petugas medis," jelas Agus.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigran Terkaya Amerika...
Imigran Terkaya Amerika di 2025, Hartanya Tembus Rp21.287 Triliun
Pengajuan Visa AS Diperketat,...
Pengajuan Visa AS Diperketat, Pemohon Wajib Bayar Uang Jaminan hingga Rp244 Juta
3 Keluarga Terkaya Keturunan...
3 Keluarga Terkaya Keturunan Arab Menjajah Dunia di 2025, Nomor 1 Berharta Rp1.550 Triliun
Program Mudik Gratis...
Program Mudik Gratis Taspen dan Bank Mantap Antar 160 Pemudik Pulang Kampung
Mudik Asyik Bareng Alfamart,...
Mudik Asyik Bareng Alfamart, 3.000 Orang Nikmati Perjalanan Gratis ke Kampung Halaman!
Libur Nataru, 3 Jalur...
Libur Nataru, 3 Jalur Tol Cipali Sudah Siap Digunakan
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved