Ke Palembang, Wamentan Harvick Terus Pantau Kesiapan Pupuk Subsidi
Jum'at, 09 April 2021 - 13:35 WIB
loading...
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi saat mengunjungi PT Pupuk Sriwidjaja. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PSP), anggota holding Pupuk Indonesia , di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis kemarin (8/4), guna memastikan kesiapan produksi dan stok pupuk subsidi untuk menyambut musim tanam kedua tahun ini.
Kunjungan itu merupakan rangkaian kerja kerja Harvick untuk memantau kesiapan musim tanam dan memastikan pupuk tersedia untuk petani. Sebelumnya, Harvick telah mengunjungi tiga produsen pupuk anggota holding lainnya, mulai dari Pupuk Kujang, Petrokimia Gresik, dan Pupuk Kalimantan Timur. ( Baca juga:Beijing Gudangnya Miliarder, Mengalahkan Kota Manapun di Dunia Termasuk New York )
“Saya senang dengan informasi yang disampaikan oleh direksi. Ketersediaan pupuk subsidi di Pusri dapat mendukung kebutuhan petani,” ujar Harvick, dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (9/4/2021).
Sementara itu, Direktur Keuangan & Investasi Pupuk Indonesia Eko Taufik Wibowo menambahkan bahwa stok pupuk subsidi telah disiapkan di gudang lini 1 (produsen) sampai dengan lini 4 (kios resmi) sebanyak 1,5 juta ton. Jumlah itu cukup untuk alokasi selama enam minggu ke depan.
Stok pupuk subsidi ini tersebar di seluruh Indonesia. Rinciannya, pupuk urea 689 ribu ton, NPK Phonska 304 ribu ton, ZA 198 ribu ton, SP-36 172 ribu ton, dan pupuk organik petroganik 145 ribu ton.
Kunjungan itu merupakan rangkaian kerja kerja Harvick untuk memantau kesiapan musim tanam dan memastikan pupuk tersedia untuk petani. Sebelumnya, Harvick telah mengunjungi tiga produsen pupuk anggota holding lainnya, mulai dari Pupuk Kujang, Petrokimia Gresik, dan Pupuk Kalimantan Timur. ( Baca juga:Beijing Gudangnya Miliarder, Mengalahkan Kota Manapun di Dunia Termasuk New York )
“Saya senang dengan informasi yang disampaikan oleh direksi. Ketersediaan pupuk subsidi di Pusri dapat mendukung kebutuhan petani,” ujar Harvick, dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (9/4/2021).
Sementara itu, Direktur Keuangan & Investasi Pupuk Indonesia Eko Taufik Wibowo menambahkan bahwa stok pupuk subsidi telah disiapkan di gudang lini 1 (produsen) sampai dengan lini 4 (kios resmi) sebanyak 1,5 juta ton. Jumlah itu cukup untuk alokasi selama enam minggu ke depan.
Stok pupuk subsidi ini tersebar di seluruh Indonesia. Rinciannya, pupuk urea 689 ribu ton, NPK Phonska 304 ribu ton, ZA 198 ribu ton, SP-36 172 ribu ton, dan pupuk organik petroganik 145 ribu ton.
Lihat Juga :